Harga Daging Sapi Tak Kunjung Turun, Sebagian Pedagang di Pasar Slipi Gulung Tikar

Kompas.com - 04/03/2021, 15:30 WIB
Daging sapi di Pasar Slipi, Kamis (4/3/2021). Kompas.com/Sonya TeresaDaging sapi di Pasar Slipi, Kamis (4/3/2021).

Sementara, Desy, pelanggan daging sapi juga mengeluhkan masih tingginya harga daging sapi selama dua bulan ke belakang.

"Udah agak lama ini harga segini, mahal banget nggak turun-turun," kata Desy.

"Kasihan di sini pedagang pada bangkrut, kita juga pembeli jadi susah kan karena mahal begini," tambah dia.

Untuk diketahui, harga daging sapi di Jabodetabek naik sejak Januari 2021.

Pada 20-22 Januari 2021, pedagang sapi se-Jabodetabek melaksanakan mogok dagang karena tingginya harga daging sapi per kilogram.

Baca juga: Pedagang Daging Sapi Mogok, Tukang Bakso: Jangan Lama-lama, Kita Mau Jualan

Namun, hingga kini, harga daging sapi belum turun juga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta TB Mufti Bangkit Sanjaya saat itu mengatakan, 40 persen pedagang daging di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek) telah bangkrut.

Mereka tutup usaha dalam kurun waktu empat bulan terakhir karena tak bisa menjual daging sapi dengan harga yang tinggi.

"Kami sudah rugi, pedagang-pedagang dari empat bulan lalu sudah gulung tikar, hampir 40 persen pedagang di Jadetabek," kata Mufti saat dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021).

Karena situasi ini, Mufti sudah mengirim surat ke Kementerian Pertahanan, Kementerian Perdagangan, dan Kantor Sekretariat Negara dengan maksud meminta solusi pemerintah.

Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.