Kompas.com - 06/03/2021, 09:01 WIB
Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). BMW Group Indonesia memberikan bantuan penanganan Covid-19 berupa APD untuk tenaga medis melalui BPBD. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAhmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan sambutan di ruangan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). BMW Group Indonesia memberikan bantuan penanganan Covid-19 berupa APD untuk tenaga medis melalui BPBD.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung membutuhkan anggaran Rp 5 triliun.

Anggaran dibutuhkan pembebasan lahan yang tersisa sepanjang 10 kilometer di sisi kiri dan kanan bantaran kali. 

"Pembebasan lahan (membutuhkan anggaran) lebih dari Rp 5 triliun," kata Riza.

Baca juga: Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Jumlah tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan anggaran normalisasi dan pemasangan sheet pile yang dikerjakan Kementerian PUPR.

Ia mengatakan, anggaran untuk pemasangan sheet pile hanya berkisar Rp 370 miliar.

"Kalau pembuatan sheet pile-nya kita hitung cuma 370 miliar. Jauh sekali perbandingannya Rp 5 triliun lebih sama Rp 300 miliar lebih," tutur Riza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, kata Riza, beban kerja Pemprov DKI untuk normalisasi jauh lebih besar dibandingkan Kementerian PUPR.

Sebab, kata Riza, proses pembebasan lahan juga melewati dinamika seperti sengketa lahan dan tuntutan dari warga bantaran sungai.

"Pembebasan lahan banyak masalahnya, satu masalahnya banyak yang bersengketa, ke pengadilan. Kita kan negara hukum, ada yang menggugat dan sebagainya," ucap Riza.

Baca juga: Lurah Kampung Melayu Desak Normalisasi Kali Ciliwung Segera Dilanjutkan

Selain itu anggaran yang dimiliki Pemprov DKI sangat terbatas, sehingga perlu ada dukungan dari pemerintah pusat terkait pendanaan pembebasan lahan tersebut.

"Periode ini (2021) ke depan di tahun 2022 kita bisa selesaikan seluruh, tapi perlu dukungan (pendanaan) pemerintah pusat," kata Riza.

Diketahui panjang lahan di bantaran Kali Ciliwung yang sudah dibebaskan dan bisa dilakukan normalisasi sepanjang 7,6 kilometer. Sisanya, sepanjang 17 kilometer belum dinormalisasi.

Proyek normalisasi digagas pada 2007 itu sudah dikerjakan sepanjang 16 kilometer. Sebelum mandek pada 2018 karena lambatnya pembebasan lahan oleh Pemprov DKI.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Megapolitan
Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Megapolitan
Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Megapolitan
Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Megapolitan
Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Megapolitan
154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X