Kompas.com - 06/03/2021, 10:09 WIB
Petugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2021). Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, terdapat 9.994 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia hingga hari ini 999.256 orang, terhitung sejak pengumuman pasien pertama pada 2 Maret 2020. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPetugas memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2021). Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, terdapat 9.994 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia hingga hari ini 999.256 orang, terhitung sejak pengumuman pasien pertama pada 2 Maret 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Relawan Kawalcovid19 Elina Ciptadi mengatakan, tingkat kasus kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta meningkat dari 1,6 persen menjadi 2,75 hingga 2,8 persen dalam dua bulan terakhir.

"Tingkat kematian belakangan ini itu naik," kata Elina dalam diskusi virtual, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: KawalCovid19: Mengherankan, Pandemi Sudah 9 Bulan tapi Pendataan Kasus Masih Terkendala Sistem

Elina mengatakan, Pemprov DKI harus mencari penyebab persentase kasus kematian makin meningkat.

Ada berbagai faktor yang diprediksi menjadi penyebab, antara lain dampak dari libur akhir tahun 2020 dan libur Imlek pada Februari lalu.

"Ada baiknya ditelusuri," kata Elina.

Ia mendorong agar pemerintah melihat data tingkat kematian tersebut secara bijak, sehingga bisa mempertimbangkan kebijakan yang akan diambil.

"Kita bisa mengantisipasi kebijakan liburan berikutnya, apa yang harus kita lakukan supaya kerumunan kegiatan wisata bisa dilakukan dengan cara  yang tidak akan menimbulkan insiden seperti ini lagi," ucap Elina.

Baca juga: Soal Data Covid-19 Tak Sinkron, KawalCovid19: Sudah sejak 30 Juni Kami Temukan

Selain itu, lanjut Elina, fenomena tingkat kematian yang tinggi di DKI tidak hanya dibaca dari data angka kematian dan kasus positif.

Karena ketika tingkat kasus positif menurun, justru tingkat kematian di Jakarta makin meningkat.

"Seharusnya kalau positivity rate menurun, yang meninggal juga menurun. Tetapi di DKI kami tidak melihat hal yang sama. Jadi kita lihat itu, positivity rate turun tapi kematiannya naik," kata Elina.

Data per 5 Maret 2021, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 346.975 kasus.

Dari jumlah tersebut, 334.100 pasien dinyatakan sembuh. Kemudian 7.173 orang masih menjalani perawatan, dan 5.702 pasien Covid-19 meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Megapolitan
Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Megapolitan
Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Megapolitan
Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Megapolitan
Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Megapolitan
Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Megapolitan
Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X