Proyek Normalisasi Kali Bekasi Resmi Dimulai untuk Kendalikan Banjir

Kompas.com - 06/03/2021, 11:49 WIB
Kali Ciliwung yang meluap di sekitar Kampung Melayu, Jakarta Timur KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADKali Ciliwung yang meluap di sekitar Kampung Melayu, Jakarta Timur

BEKASI, KOMPAS.com - Proyek normalisasi Kali Bekasi untuk mengendalikan banjir telah dimulai oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi itu dilakukan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

"Kalau secara kontrak itu sejak akhir Februari (2021) sudah mulai pekerjaannya, sekarang mengerjakan yang prioritas dulu," kata Tri saat dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021), dilansir Tribun Jakarta.

Ada dua titik prioritas pengerjaan proyek normalisasi Kali Bekasi yakni Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) di Kecamatan Jatiasih dan Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML) di Kecamatan Bekasi Selatan.

Baca juga: Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Menurut Tri, kedua titik prioritas itu memiliki kerusakan tanggul yang perlu diperbaiki secara permanen untuk mengendalikan banjir.

"Jadi di PGP dan PML itu kondisi tanggulnya jebol, makanya menjadi prioritas apalagi masih musim penghujan seperti saat ini," ungkap Tri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, proyek normalisasi Kali Bekasi menelan anggaran sebanyak Rp 4,7 triliun yang dibagi dalam tujuh paket kegiatan.

Total keseluruhan panjang Kali Bekasi dari Hulu Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) hingga hilir adalah sepanjang 43 kilometer.

Kegiatan paket satu membentang sepanjang 12 kilometer dari P2C hingga ke Bendung Bekasi. Kemudian, paket dua hingga tujuh akan dikerjakan secara bertahap. (Yusuf Bachtiar)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Proyek Normalisasi Kali Bekasi untuk Pengendalian Banjir Telah Dimulai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.