Kompas.com - 08/03/2021, 14:12 WIB
Ilustrasi vaksin Anhui, vaksin Covid-19, vaksin buatan China. Vaksin Anhui segera digunakan di Uzbekistan. SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin Anhui, vaksin Covid-19, vaksin buatan China. Vaksin Anhui segera digunakan di Uzbekistan.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian di wilayah Polres Metro Jakarta Pusat mulai menjalani vaksin Covid-19, Senin (8/3/2021).

Kegiatan vaksinasi yang digelar di Mapolres Jakarta Pusat ditargetkan berlangsung selama 14 hari dengan target 1.400 polisi disuntik vaksin.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto mengatakan, hari pertama vaksinasi difokuskan kepada pejabat utama di wilayah Polres Jakarta Pusat.

"Jadi per hari ini targetnya kepada 100 orang pejabat utama, para kepala satuan, kapolsek dan wakapolsek," kata Sam saat dikonfirmasi, Senin siang.

Baca juga: Lemahnya Verifikasi Data Peserta Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang...

Sementara para personel kepolisian lainnya akan mendapatkan suntikan vaksin mulai Selasa besok.

Menurut Sam, total ada 1.471 polisi di wilayah Jakarta Pusat yang terdaftar untuk ikut vaksinasi.

"Tiap harinya akan ada 100 polisi yang menjalani vaksinasi," ucap dia.

Mengutip Tribunnews.com, sejumlah perwira polisi terlihat antusias mengikuti vaksinasi hari ini. Antrean vaksin menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Baca juga: Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Proses vaksinasi Covid-19 tersebut dimulai dengan pendaftaran terlebih dahulu.

Setelah itu, para peserta vaksin ditanyai ihwal riwayat penyakit yang pernah diderita selama 14 hari ke belakang.

Jika dinyatakan sehat, maka peserta lalu mengikuti suntik vaksin Covid-19. Kemudian mereka diminta menunggu 30 menit guna diobservasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pak Ogah di Tambora

Megapolitan
Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Minta WN India yang Positif Covid-19 Dikarantina, Anggota DPRD DKI: Jika Tidak, Kita Akan Kebobolan

Megapolitan
Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Mengenalkan Anak pada Sejarah Islam di Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW

Megapolitan
Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Nursyahbani Katjasungkana, Perempuan dalam Perjuangan Reformasi 1998

Megapolitan
Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Sedang Bermain di Dekat Rumah, Balita di Palmerah Diserang Monyet Liar

Megapolitan
Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Jelang Larangan Mudik, Tidak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Megapolitan
Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Tongkat hingga Janggut Nabi Muhammad SAW Ditampilkan dalam Pameran Artefak di JIC

Megapolitan
Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Belajar Sambil Berwisata Religi di Pameran Artefak Nabi Muhamamad SAW

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Pemprov DKI Diminta Serius Terapkan Jam Malam di RT Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Ketika Rizieq Shihab Marah dan Menunjuk-nunjuk Jaksa di Sidang Kasus Petamburan

Megapolitan
Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Kesabaran Siti Hajar di Balik Ratusan Ribu Angka Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Syarat Naik Kereta Belum Diperketat Sesuai Aturan Addendum Satgas Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

UPDATE 23 April: RS Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.579 Orang

Megapolitan
Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Rika Andiarti, Penerus Semangat Kartini yang Bergelut di Dunia Penerbangan dan Antariksa

Megapolitan
Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Kasus Sekuriti Tusuk PSK di Apartemen Ciputat: Mulanya Pelaku Tak Mampu Bayar Jasa Kencan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X