Kompas.com - 08/03/2021, 15:37 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima saat melakukam konferensi pers kasus prostitusi daring di Mapolresta Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021) siang. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALKapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima saat melakukam konferensi pers kasus prostitusi daring di Mapolresta Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021) siang.

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang muncikari di Jalan Marsekal Surya Darma, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (6/3/2021) malam.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima menyatakan, muncikari tersebut adalah seorang perempuan berinisial EMT (41).

Dia ditangkap di sebuah apartemen yang menjadi lokasi praktik prostitusi pada pukul 21.00 WIB.

"Pelaku melakukan, istilahnya open booking order (buka pesanan), melalui Michat, sebuah media sosial online (daring)," ungkap Deonijiu saat konferensi pers di Mapolresta Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang, Senin (8/3/2021) siang.

Baca juga: Robby Abbas, Mantan Muncikari Artis yang Kembali Ditangkap karena Sabu

Selain menangkap muncikari tersebut, lanjut Deonijiu, aparat kepolisian juga mengamankan sembilan orang lainnya yang saat ini berstatus saksi.

Sembilan orang itu terdiri dari enam pekerja seks komersial (PSK), dua laki-laki sebagai perantara, serta satu laki-laki yang diketahui sebagai satpam apartemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Deoniju mengungkapkan, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi penangkapan, yakni satu boks berisi kondom, uang tunai sebesar Rp 755.000, sebuah ponsel berisi percakapan aplikasi Michat, dan lainnya.

"Pelaku kami kenakan Pasal 296 KUHP, karena mata pencahariannya (pelaku) menyediakan,atau mempermudah perbuatan cabul," urai Deonijiu.

"Ancaman hukuman penjaranya 1 tahun 4 bulan," imbuh dia.

Dalam kesempatan ini, Deonijiu mengimbau pada masyarakat yang memiliki anak agar memberikan pengawasan yang ketat, dan menjaga anak masing-masing dari pergaulan bebas.

"Membatasi juga anak-anak untuk menggunakan media sosial," imbau dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.