Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alumni Kolese Kanisius Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 2.500 Lansia

Kompas.com - 09/03/2021, 13:41 WIB
Ihsanuddin,
Nursita Sari

Tim Redaksi

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga besar alumni Kolese Kanisius menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 untuk 2.500 warga lanjut usia.

Vaksinasi ini digelar sejak Senin (8/3/2021) kemarin dan dijadwalkan hingga Sabtu (13/3/2021) di sekolah Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kami membantu pemerintah bagaimana lansia ini divaksinasi di lokasi berbeda dengan yang disediakan pemerintah," ujar Ketua Pelaksana vaksinasi Kanisius, Irlan Suud, Selasa, seperti dikutip dari Antara.

Irlan memastikan pihaknya sudah mendapat izin dan dukungan pemerintah untuk menggelar vaksinasi ini.

Baca juga: Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan hadir memantau proses vaksinasi di Kolese Kanisius pada Selasa pagi.

Menkes juga menyapa para lansia yang tengah mengantre untuk mendapat vaksin.

Irlan mengatakan, seluruh peserta ini merupakan warga DKI Jakarta. Dalam satu hari, ada 500 lansia yang disuntik vaksin.

Para lansia itu sudah lebih dulu mendaftar melalui website sehingga bisa datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan begitu, proses vaksinasi berjalan tertib, cepat, serta sesuai dengan protokol kesehatan.

"Tenaga kesehatannya, kami bekerja sama dengan Carolus yang rata-rata adalah alumni kami. Vaksin gratis yang disediakan pemerintah bisa dieksekusi," kata Irlan.

Baca juga: Cerita Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19: Di TV Ada yang Jerit-jerit, Ternyata Enggak Apa-apa

Ia menambahkan, program ini berawal dari diskusi internal alumni Kolese Kanisius yang membahas peran serta organisasinya dalam membantu upaya pemerintah mengatasi penularan Covid-19.

Setelah melalui diskusi panjang, para alumni Kolese Kanisius akhirnya sepakat untuk menjadi bagian mitra pemerintah dalam percepatan vaksinasi.

"Kami mencermati dari dekat langkah pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 dan kami mendukung vaksinasi sebagai cara penting mengatasi wabah ini," kata dia.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi menyambut baik keterlibatan komunitas yang membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi bagi kelompok prioritas.

Baca juga: Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Dengan banyaknya komunitas atau organisasi yang terlibat, ia optimistis target vaksinasi terhadap 26,1 juta lansia hingga Juni bisa tercapai.

"Kami tak bisa sendiri, tapi dengan keterlibatan bisa tercapai. Ini untuk kita bersama," kata Menkes.

Untuk bisa mengikuti vaksinasi ini, lansia dengan KTP DKI Jakarta harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di website kanisiusvaksin.care.

Pantauan Kompas.com pada Selasa (9/3/2021) siang, seluruh slot vaksinasi sudah terisi penuh.

Artinya, pendaftar sudah mencapai 2.500 orang sesuai yang telah ditetapkan oleh panitia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bisakah Beli Tiket Masuk Ancol On The Spot?

Bisakah Beli Tiket Masuk Ancol On The Spot?

Megapolitan
Keseharian Galihloss di Mata Tetangga, Kerap Buat Konten untuk Bantu Perekonomian Keluarga

Keseharian Galihloss di Mata Tetangga, Kerap Buat Konten untuk Bantu Perekonomian Keluarga

Megapolitan
Kajari Jaksel Harap Banyak Masyarakat Ikut Lelang Rubicon Mario Dandy

Kajari Jaksel Harap Banyak Masyarakat Ikut Lelang Rubicon Mario Dandy

Megapolitan
Datang Posko Pengaduan Penonaktifkan NIK di Petamburan, Wisit Lapor Anak Bungsunya Tak Terdaftar

Datang Posko Pengaduan Penonaktifkan NIK di Petamburan, Wisit Lapor Anak Bungsunya Tak Terdaftar

Megapolitan
Dibacok Begal, Pelajar SMP di Depok Alami Luka di Punggung

Dibacok Begal, Pelajar SMP di Depok Alami Luka di Punggung

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Kritik Kinerja Pj Gubernur, Heru Budi Disebut Belum Bisa Tanggulangi Banjir dan Macet

Ketua DPRD DKI Kritik Kinerja Pj Gubernur, Heru Budi Disebut Belum Bisa Tanggulangi Banjir dan Macet

Megapolitan
Rampas Ponsel, Begal di Depok Bacok Bocah SMP

Rampas Ponsel, Begal di Depok Bacok Bocah SMP

Megapolitan
“Semoga Prabowo-Gibran Lebih Bagus, Jangan Kayak yang Sudah”

“Semoga Prabowo-Gibran Lebih Bagus, Jangan Kayak yang Sudah”

Megapolitan
Ketua DPRD: Jakarta Globalnya di Mana? Dekat Istana Masih Ada Daerah Kumuh

Ketua DPRD: Jakarta Globalnya di Mana? Dekat Istana Masih Ada Daerah Kumuh

Megapolitan
Gerindra dan PKB Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bogor 2024

Gerindra dan PKB Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bogor 2024

Megapolitan
Anggaran Kelurahan di DKJ 5 Persen dari APBD, F-PKS: Kualitas Pelayanan Harus Naik

Anggaran Kelurahan di DKJ 5 Persen dari APBD, F-PKS: Kualitas Pelayanan Harus Naik

Megapolitan
Mobil Mario Dandy Dilelang, Harga Dibuka Rp 809 Juta

Mobil Mario Dandy Dilelang, Harga Dibuka Rp 809 Juta

Megapolitan
Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura di Jakpus Prediksi Pendapatannya Bakal Melonjak

Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura di Jakpus Prediksi Pendapatannya Bakal Melonjak

Megapolitan
Periksa Kejiwaan Anak Pembacok Ibu di Cengkareng, Polisi: Pelaku Lukai Tubuhnya Sendiri

Periksa Kejiwaan Anak Pembacok Ibu di Cengkareng, Polisi: Pelaku Lukai Tubuhnya Sendiri

Megapolitan
Fahira Idris Paparkan 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta sebagai Kota Global

Fahira Idris Paparkan 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta sebagai Kota Global

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com