Kadishub DKI Akan Terapkan Denda bagi Penerobos Jalur Sepeda Permanen

Kompas.com - 09/03/2021, 21:54 WIB
Sebuah mobil berada di jalur sepeda permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Jumat (26/2/2021). Screenshot Instagram Koalisi Pejalan KakiSebuah mobil berada di jalur sepeda permanen di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Jumat (26/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menargetkan pembangunan jalur sepeda permanen di Jakarta rampung pada Maret 2021.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, Syafrin berharap seluruh pengguna sepeda akan menggunakan jalur ini.

"Saat ini untuk jalur sepeda memang masih dalam tahap pembangunan. Kami harapkan pada bulan Maret ini jalur sepeda permanen selesai dilaksanakan pembangunannya," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Alasan Pesepeda Keluar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dan Ancaman Sanksi dari Polisi

Dia menambahkan, nantinya akan ada sanksi berupa denda bagi pemotor yang nekat menerobos jalur itu. Namun, denda baru akan diberlakukan ketika pembangunan dan pemasangan rambu telah selesai.

Menurut Syafrin, pengenaan denda didasarkan pada Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam UU tersebut, pengendara motor yang tidak mematuhi rambu-rambu akan dikenakan denda maksimal sebesar Rp 500.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syafrin menegaskan, dalam penerapan denda, Dishub DKI Jakarta akan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"Tentu setelah rambu-rambu lalu lintas terpasang dengan baik dan kemudian jangka waktu pengenaan sanksi sudah ditetapkan, maka bagi kendaraan bermotor yang melanggar masuk ke jalur sepeda ini akan dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 12 Tahun 2009," kata Syafrin.

Baca juga: Komunitas Pesepeda: Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Kurang Nyaman untuk Road Bike

Dishub DKI Jakarta tengah menyiapkan jalur sepeda permanen sepanjang 11,2 kilometer di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.

Tidak seperti jalur sepeda lain yang ada di Ibu Kota, jalur ini akan diberi pembatas berupa pot tanaman atau planter box yang dibentuk layaknya rantai yang saling terkait.

Pembangunan tersebut juga bertujuan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi pilihan dan alternatif dalam perjalanan guna menunjang kebijakan transportasi yang berorientasi transit.

Bukan hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga berencana mengembangkan jalur sepeda sepanjang 578,8 kilometer.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Anies Ajak Warga yang Sudah Divaksin Covid-19 Ikut Sosialisasikan Vaksinasi

Megapolitan
Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Buaya Sepanjang 1,7 Meter Ditemukan di Selokan di Tambora

Megapolitan
Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Polisi: Pelaku Pembacokan Tukang Sayur di Serpong Utara 5 Orang

Megapolitan
Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X