Kompas.com - 10/03/2021, 15:00 WIB
Sebuah bollard di trotoar di Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan dipasangi spanduk reklame sebuah klinik kecantikan bernama DL Slim & Skin Care pada Senin (8/3/2021). Dok. Koalisi Pejalan KakiSebuah bollard di trotoar di Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan dipasangi spanduk reklame sebuah klinik kecantikan bernama DL Slim & Skin Care pada Senin (8/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah bollard, pembatas antara jalan dan trotoar, di Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan dipasangi spanduk reklame sebuah klinik kecantikan.

Proses pemasangan spanduk di bollard itu diabadikan dan diunggah di akun Instagram Koalisi Pejalan Kaki.

Ternyata ada juga fungsi dan manfaatnya bollard di trotoar yang baru dibangun. Pejalan kaki bisa-bisa dapat uang pangjago nih. Totoarnya komersil,” demikian keterangan foto di akun Koalisi Pejalan Kaki.

Baca juga: Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengatakan, pemasangan spanduk di bollard itu dilakukan pada Senin (8/3/2021). Foto diambil oleh anggota Koalisi Pejalan Kaki.

“Sebenarnya, bollard adalah furniture, bagian trotoar dari penghalang parkir dan (agar) tidak jadi lintasan kendaraan,” ujar Alfred.

Ia mengatakan, bollard di trotoar sering menjadi sasaran vandalisme. Bollard sering ditemukan dalam kondisi patah karena sengaja dipatahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebelumnya ada kasus serupa. Namun musiman bendera partai dan spanduk,” tambah Alfred

Ia mengatakan, Satpol PP Tebet sudah menindaklanjuti adanya temuan penggunaan bollard jadi tempat pemasangan spanduk. Akun media sosial Satpol PP Tebet menyebutkan, anggota Satpol PP sudah menertibkan spanduk yang dipasang di bollard trotoar itu.

Pihak klinik kecantikan yang memasang spanduk juga telah meminta maaf.

Pihak klinik kecantikan mengakui kesalahan dan telah menegur karyawan yang memasang spanduk di bollard trotoar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.