UPDATE 14 Maret: Tambah 1.204 Kasus di Jakarta, 35 Pasien Covid-19 Meninggal

Kompas.com - 14/03/2021, 20:34 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mencatat ada penambahan 1.204 kasus Covid-19 di DKI Jakarta per Minggu (14/3/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, penambahan kasus baru itu merupakan hasil pemeriksaan PCR dari 9.256 orang.

"Sebanyak 9.256 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.204 positif dan 8.052 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Minggu.

Baca juga: Anies Blusukan ke Warkop Bareng Anak-anaknya

Angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta kini 359.980 kasus.

Sebanyak 347.210 orang di antaranya dinyatakan sembuh, atau bertambah 2.008 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Sebanyak 6.744 pasien masih dirawat atau menjalani isolasi, berkurang 839 orang dibandingkan kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan angka kematian masih terus bertambah. Data terakhir, ada penambahan angka kematian pasien Covid-19 sebanyak 35 orang.

Kini secara keseluruhan tercatat 6.026 kasus kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta.

Baca juga: Hati-hati, Banyak Hoaks Vaksinasi Covid-19 yang Digelar BUMN

Sepanjang Maret 2021, tercatat 551 kasus kematian akibat Covid-19.

Berikut rincian penambahan angka kematian akibat Covid-19 1-14 Maret 2021:

1 Maret 2021: total pasien meninggal 5.528 bertambah 50 (tingkat kematian 1,6 persen)

2 Maret 2021: total pasien meninggal 5.568 bertambah 40 (tingkat kematian 1,6 persen)

3 Maret 2021: total pasien meninggal 5.613 bertambah 45 (tingkat kematian 1,6 persen)

4 Maret 2021: total pasien meninggal 5.657 bertambah 44 (tingkat kematian 1,6 persen)

5 Maret 2021: total pasien meninggal 5.702 bertambah 45 (tingkat kematian 1,6 persen)

6 Maret 2021: total pasien meninggal 5.748 bertambah 46 (tingkat kematian 1,6 persen)

7 Maret 2021: total pasien meninggal 5.790 bertambah 42 (tingkat kematian 1,7 persen)

8 Maret 2021: total pasien meninggal 5.838 bertambah 48 (tingkat kematian 1,7 persen)

9 Maret 2021: total pasien meninggal 5.883 bertambah 48 (tingkat kematian 1,7 persen)

10 Maret 2021: total pasien meninggal 5.923, bertambah 40 (tingkat kematian 1,7 persen)

11 Maret 2021: total pasien meninggal 5.943, bertambah 20 (tingkat kematian 1,7 persen)

12 Maret 2021: total pasien meninggal 5.969, bertambah 26 (tingkat kematian 1,7 persen)

13 Maret 2021: total pasien meninggal 5.991, bertambah 22 (tingkat kematian 1,7)

14 Maret 2021: total pasien meninggal 6.026, bertambah 35 (tingkat kematian 1,7 persen)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.