Dampak Rumah Warga di Ciledug Ditutup Tembok, Bocah Harus Memanjat hingga Kehilangan Anggota Fitness Center

Kompas.com - 15/03/2021, 06:20 WIB
Salah satu anak kecil yang menetap di gedung fitness milik keluarga Asep harus melewati dinding berkawat duri saat hendak memasuki kediaman mereka, Minggu (14/3/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSalah satu anak kecil yang menetap di gedung fitness milik keluarga Asep harus melewati dinding berkawat duri saat hendak memasuki kediaman mereka, Minggu (14/3/2021).
|

"Anak kecil ya kayak dipenjara aja. Harus manjat, susah. Biasa ke supermarket mereka, sekarang susah. Temannya ya sekarang dari keluarga aja," urainya.

Padahal, kata Asep, di antara keempat anak itu ada yang harus mengambil kelas tambahan dan les mengaji tiap sore hari.

Sementara itu, beberapa di antaranya ada yang sudah mulai sekolah.

"Ada yang sudah sekolah, tapi kan sekolah online. Tiap sore tapi mereka ngaji, mereka juga pernah jatuh waktu naik tangga itu. Kayunya roboh," tutur dia.

Terkait parkir kendaraan pribadi, Asep menumpangkan kendaraan bermotornya di rumah atau gedung tetangganya.

"Kendaraan nitip di tetangga. Alhamdulillah punya tetangga baik," ujarnya.

Kesulitan interaksi

Asep juga mengaku menemui hambatan lain, yaitu kesulitan berinteraksi dengan orang lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena adanya dua dinding itu, tukang sampah di permukiman tersebut tak pernah mengambil sampah dari kediaman Asep.

"Ya lewat aja tukang sampah. Enggak pernah masuk, orang enggak bisa. Ini makanya sampah numpuk di dekat pagar gedung," imbuhnya.

Baca juga: Viral, Akses Rumah di Ciledug Ditutup Paksa dengan Tembok, Ini Cerita Sang Pemilik

Selain itu, keluarga Asep juga kesulitan untuk membeli bahan pangan.

Sebab, tukang sayur keliling di lingkungan itu kesulitan untuk mengakses kediaman Asep.

Kendati demikian, kata Asep, si anak mantan pemilik gedung itu memberikan akses jalan keluar untuk Asep.

Akses keluar atau masuk tersebut terletak di bagian belakang gedung yang menembus jalan gang lain.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Megapolitan
Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Megapolitan
Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Megapolitan
Indikasi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta Mereda, Anies: Hati-hati, Kita Belum Menang!

Indikasi Gelombang Kedua Covid-19 di Jakarta Mereda, Anies: Hati-hati, Kita Belum Menang!

Megapolitan
Blusukan Bagi-bagi Sembako, Wali Kota Depok: Kita Berharap Bisa Selesaikan Pandemi dengan Sedekah

Blusukan Bagi-bagi Sembako, Wali Kota Depok: Kita Berharap Bisa Selesaikan Pandemi dengan Sedekah

Megapolitan
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Megapolitan
Bikin Kegiatan 'Depok Sedekah Bersama', Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Bikin Kegiatan "Depok Sedekah Bersama", Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Megapolitan
RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

Megapolitan
Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Megapolitan
Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Megapolitan
Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Megapolitan
Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Megapolitan
Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Megapolitan
Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X