Di Tengah Isu Akan Kedaluwarsa, Wali Kota Bekasi Ungkap Kekurangan Suplai Vaksin Covid-19

Kompas.com - 15/03/2021, 17:41 WIB
Wali Kota Bekasi saat tinjau persiapan pencegahan Covid-19 di Sekolah Victory, Kemang Pratama, Bekasi Timur, Selasa (7/7/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi saat tinjau persiapan pencegahan Covid-19 di Sekolah Victory, Kemang Pratama, Bekasi Timur, Selasa (7/7/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membantah bahwa vaksin Covid-19 akan segera kedaluwarsa karena stok berlebih.

Menurut dia, hal itu tak akan terjadi sebab suplai vaksin Covid-19 yang saat ini diterima oleh jajarannya akan habis dengan cepat.

"Kami kan enggak pernah kedaluwarsa karena kebutuhan kami mungkin baru nol koma nol sekian persen yang tercukupi," kata pria yang akrab disapa Pepen kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Kemenkes: Vaksin yang Kedaluwarsa 25 Maret 3 Juta Dosis, Sudah Habis Dipakai

"Kedaluwarsa itu kalau vaksinnya berlebih, lalu kami tidak pakai, itu kedaluwarsa," ungkapnya.

Kini, vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan rentan dan pelayan publik sedang digencarkan di Kota Bekasi.

Kota Bekasi baru menerima suplai pertama vaksin Covid-19 sebanyak 50.700 dosis, lalu disusul 77.700 dosis pada suplai kedua.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Penjelasan soal Kedaluwarsa Vaksin Sinovac, Bukan Diproduksi Sebelum Pandemi

Dengan asumsi setiap orang menerima dua dosis vaksin Covid-19, artinya sejauh ini baru ada 64.200 warga Kota Bekasi yang akan menerima vaksinasi tahap kedua.

Seperti kata Pepen, jumlah itu di bawah 1 persen dari total sekitar 3 juta warga Kota Bekasi.

"Sekarang ini, (suplai vaksin Covid-19) tidak pernah lebih, bahkan kurang, dan akan cepat selesai dan habis. Kami, (dibandingkan dengan jumlah vaksin Covid-19) yang diberi, lebih banyak yang butuh," ujar Pepen.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulitnya Warga di Sekitar Jakarta Mengakses Vaksin Covid-19

Sulitnya Warga di Sekitar Jakarta Mengakses Vaksin Covid-19

Megapolitan
Keluh Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Sepeda Murah Masih Terjual, Sepeda Mahal Sama Sekali Tidak Gerak

Keluh Pedagang Sepeda Saat Tren Gowes Menurun: Sepeda Murah Masih Terjual, Sepeda Mahal Sama Sekali Tidak Gerak

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena 'Katanya, katanya'

Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena "Katanya, katanya"

Megapolitan
Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk 'Jangkrik Tidur'

Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk "Jangkrik Tidur"

Megapolitan
Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Megapolitan
Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Megapolitan
Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Megapolitan
Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Megapolitan
Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Megapolitan
Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

Megapolitan
Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Megapolitan
Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X