Kompas.com - 17/03/2021, 09:32 WIB
Kolong tol Ir Wiyoto Wiyono di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok Jakarta Utara terlihat kembali dipenuhi sampah pada Senin (15/3/2021) setelah sempat dibersihkan beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/ IRA GITAKolong tol Ir Wiyoto Wiyono di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok Jakarta Utara terlihat kembali dipenuhi sampah pada Senin (15/3/2021) setelah sempat dibersihkan beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kolong tol Ir Wiyoto Wiyono di RW 08 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok Jakarta Utara kembali dipenuhi sampah setelah dibersihkan beberapa waktu lalu.

Lurah Papanggo Maryono mengatakan, pihaknya dan pengelola jalan tol PT CMNP telah melakukan pembersihan sampah.

Namun, masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan di area tersebut.

"Bandel warganya, kita selalu bekerja sama dengan CMNP, karena lahan di bawah tol itu punya mereka, jadi kita lapor dulu, 'Itu sampah sudah banyak, ayo kita kerjain bareng-bareng', dua bulan yang lalu baru kita kerjain," kata Maryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Kolong Tol Wiyoto Wiyono Penuh Sampah Lagi, Sudin LH: Itu Tanggung Jawab PPSU dan Pengelola Jalan Tol

Padahal di lokasi sudah di pasang pagar dan diberi spanduk larangan membuang sampah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Maryono, pihak PT CMNP kurang melakukan pengawasan sehingga warga masih berani membuang sampah sembarangan di lokasi itu.

"Kita sudah pasang spanduk juga sudah hilang, pagar sudah kita pasang dibuka lagi, jadi mau diapain ya, kan harusnya ada pengamanan CMNP, pengamanan bawah pengamanan atas, dari CNMP enggak ada pengawasan," tutur Maryono.

Rencananya, dalam beberapa hari ke depan Maryono akan mengerahkan petugas PPSU untuk membersihkan sampah di kolong tol itu.

Baca juga: Kolong Tol Wiyoto Wiyono Penuh Sampah Lagi, Ketua RW: Warga Kucing-kucingan dengan Petugas PPSU

Diketahui sebelumnya, area tersebut pernah dibersihkan oleh petugas gabungan pada April 2018 silam. Saat itu, petugas berhasil mengumpulkan 1.644 ton sampah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Megapolitan
Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Megapolitan
Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Megapolitan
Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Megapolitan
Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Megapolitan
Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Megapolitan
1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

Megapolitan
Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Megapolitan
Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Megapolitan
Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.