Kompas.com - 17/03/2021, 12:49 WIB
Pedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan mengantre tanpa jaga jarak fisik untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di Flavor Bliss, Serpong Utara, Tangerang Selatan,  Rabu (17/3/2021). KOMPAS.com/Tria SutrisnaPedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan mengantre tanpa jaga jarak fisik untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di Flavor Bliss, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (17/3/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 untuk sejumlah pedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan di wilayah Tangerang Selatan, Banten mulai digelar, Rabu (17/3/2021).

Penyuntikan vaksin CoronaVac dosis pertama ini dilakukan di kawasan The Flavor Bliss Alam Sutera, Serpong Utara.

Namun, banyaknya peserta yang ingin mendapatkan jatah vaksin ini menimbulkan kerumunan di area vaksinasi.

Pantauan Kompas.com, antrean panjang pedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan terjadi dari jalur masuk hingga meja registrasi ulang.

Baca juga: Perjuangan dan Asa Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan

Meski seluruhnya menggunakan masker, para peserta yang mengantre tampak tidak saling menjaga jarak fisik untuk meminimalkan penularan Covid-19.

Lewat pengeras suara, petugas berkali-kali meminta para peserta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas pengamanan yang berada di lokasi juga berupaya mengatur jarak antar peserta di jalur antrean masuk lokasi vaksinasi.

Namun, pedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan yang tengah mengantre itu seolah mengabaikan permintaan petugas.

Mereka tetap tidak menjaga jarak agar bisa segera masuk dan menjalani vaksinasi Covid-19.

Hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 yang menyasar pedagang pasar dan pegawai pusat perbelanjaan di wilayah Tangerang Selatan masih berlangsung.

Baca juga: Gara-gara Info Hoaks, Banyak Warga Non-lansia Datang ke Istora Senayan Minta Divaksinasi

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, terdapat sekitar 700 pedagang yang akan menjalani penyuntikan vaksin.

"Besok kami vaksinasi Covid-19 pedagang pasar nih. Itu baru kami kasih 700," ujar Allin saat dikonfirmasi, Selasa (16/3/2021).

Menurut Allin, pihaknya baru menggelar vaksinasi untuk 700 pedagang karena terbatasnya dosis vaksin yang tersedia.

Dia memastikan vaksinasi untuk kalangan pedagang akan segera dilanjutkan jika sudah ada vaksin tambahan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Simak, Segala Hal yang Perlu Diketahui soal Vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan

"Sekarang kami hanya untuk perwakilan. Jadi dari setiap unsur itu ada dulu deh. Dan nanti sambil vaksin datang lagi, kami akan terusin lagi kok sisanya," kata Allin.

Selain pedagang pasar, sebanyak 200 pegawai mal juga akan sasaran vaksinasi Covid-19 yang digelar di kawasan Flavor Bliss.

"(Sebanyak) 200 pegawai mal. Besok gabung di sana satu tempat. Jadi besok tuh sasarannya 900 orang," kata Allin.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X