Kompas.com - 18/03/2021, 11:36 WIB
Ilustrasi vaksinasi pada lansia SHUTTERSTOCK/BaLL LunLaIlustrasi vaksinasi pada lansia
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Puskesmas di wilayah Tangerang Selatan sudah mulai membuka pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia).

Warga berusia 60 tahun ke atas yang ingin menjalani vaksinasi bisa mencari informasi atau berkoordinasi dengan pengurus RT di lingkungannya.

"Puskesmas sudah mulai pelayanan untuk vaksinasi Lansia. Sudah mulai. Jadi pendataannya oleh pengurus RT," ujar Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar saat dikonfirmasi Rabu (18/3/2021).

Kendati demikian, Allin belum merinci lokasi Puskesmas yang membuka pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.

Baca juga: Vaksinasi Pedagang di Pasar Wilayah Tangsel: Antrean Mengular, Pemkot Lakukan Evaluasi

Dia hanya mengatakan bahwa setelah dilakukan pendataan, pengurus RT akan mengarahkan para warga lansia ke Puskesmas.

"Nanti RT-RT nya yang memobilisasi ke Puskesmas," kata Allin.

Saat ini, kata Allin, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan memiliki ketersediaan sekitar 3.910 vial vaksin CoronaVac yang akan dipakai untuk menyuntik lansia dan guru

Baca juga: IDI: Belum Ada Kepastian Penerima Vaksin Covid-19 Tak Menularkan Virus ke Orang Lain

"Kami baru dapat kucuran dari provinsi 3.910 vial, itu kalau untuk per dua bisa untuk 18.000-an (peserta). Nah itu yang bisa dimanfaatkan lansia dan guru," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya sudah menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum yang sudah lanjut usia di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Namun vaksinasi lansia tahap pertama itu hanya berlangsung di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang pada 13 - 14 Maret 2021.

Kuota peserta vaksinasi yang disediakan juga terbatas yakni sebanyak 3.000 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Megapolitan
Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Megapolitan
Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Megapolitan
Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Megapolitan
Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X