Kompas.com - 19/03/2021, 17:57 WIB
Revitalisasi Masjid Keramat Luar Batang, di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITARevitalisasi Masjid Keramat Luar Batang, di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang merevitalisasi Masjid Keramat Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara.

Sekretaris Masjid Luar Batang Daeng Mansur mengatakan, proses revitalisasi sudah separuh jalan dan ditargetkan akan rampung pada Ramadhan, yakni April mendatang.

"Progresnya sudah di atas 50 persen, insya Allah akhir bulan ini yang skala besar sudah rampung, paling yang sekarang kecil sambil dijalanin mungkin (selesai) sampai Ramadhan," kata Daeng saat ditemui di lokasi, Kamis (18/3/2021).

Daeng menjelaskan, hingga saat ini, bagian lantai di luar masjid sebagian besar sudah diganti, begitu juga beberapa interior masjid.

Baca juga: Wali Kota Tangerang: Jangan Sampai Ketika Mudik, Kita Sehat tapi Jadi Carrier untuk Keluarga di Kampung

Begitu pun dengan peralatan elektronik seperti pengeras suara dan kamera CCTV.

"Alhamdulillah banget lantainya sudah diganti, sound system yang tadinya suaranya sayup-sayup sekarang sudah menggelegar," tutur Daeng Mansur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang tadinya (kamera) CCTV cuma 16 sekarang jadi 50, banyak banget yang diperbarui, dinding dicat," lanjutnya.

Selama proses pengerjaan, masjid yang juga salah satu cagar budaya ini masih didatangi para jemaah yang hendak beribadah, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan para jemaah wajib mengenakan masker.

Baca juga: Hakim Jadwalkan Penyampaian Eksepsi Rizieq pada Selasa Pekan Depan

Para pekerja biasanya akan berhenti bertugas 30 menit saat sebelum dan setelah waktu sholat.

Daeng Mansur menambahkan, selama masa pandemi Covid-19, jumlah pengunjung baik yang beribadah maupun berziarah ke makam keramat Habib Husein bin Abubakar Alaydrus menurun drastis.

"Yang tadinya kami per hari bisa 1.000 orang lebih, sekarang 200-300 orang yang ziarah," tutur Daeng Mansur.

"Yang dari Cirebon, Madura, Banten, saya udah jarang ketemu sih, mayoritas dari Jabodetabek," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

14 Warga Sekolah di Tangsel Reaktif, Dinkes: Negatif Covid-19 Setelah Dites PCR

Megapolitan
2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

2 Maling Motor Ditangkap dan Digebuk Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Fakta Pria Masturbasi di Jok Motor Perempuan, Kerap Buntuti Wanita lalu Halusinasi Sedang Kencan

Megapolitan
Polisi Periksa Satpam RS di Salemba Terkait Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga

Polisi Periksa Satpam RS di Salemba Terkait Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Warga

Megapolitan
Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Bisa Ditilang hingga Dikenakan Tarif Parkir Tertinggi

Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Bisa Ditilang hingga Dikenakan Tarif Parkir Tertinggi

Megapolitan
26 Kasus Pelecehan Seksual di Kota Bekasi dan Perlunya Sikap Menolak Damai dengan Pelaku

26 Kasus Pelecehan Seksual di Kota Bekasi dan Perlunya Sikap Menolak Damai dengan Pelaku

Megapolitan
PDAM Klaim Sudah Bertahap Salurkan Ganti Rugi untuk Korban Jatuhnya Crane di Depok

PDAM Klaim Sudah Bertahap Salurkan Ganti Rugi untuk Korban Jatuhnya Crane di Depok

Megapolitan
Agar Tak Kena Tilang di Jakarta, Simak Kriteria Kendaraan Lulus Uji Emisi Ini

Agar Tak Kena Tilang di Jakarta, Simak Kriteria Kendaraan Lulus Uji Emisi Ini

Megapolitan
Cerita Damkar Satu Jam Evakuasi Sopir Transjakarta yang Terjepit Kemudi

Cerita Damkar Satu Jam Evakuasi Sopir Transjakarta yang Terjepit Kemudi

Megapolitan
Polisi Pastikan Belum Tetapkan Sopir Transjakarta sebagai Tersangka Kecelakaan di Cawang

Polisi Pastikan Belum Tetapkan Sopir Transjakarta sebagai Tersangka Kecelakaan di Cawang

Megapolitan
Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan di Sejumlah Gedung Kantor yang Tak Berfungsi

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan di Sejumlah Gedung Kantor yang Tak Berfungsi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Tetap Lanjutkan Pembangunan Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu meski Ditolak Warga

Pemkot Bekasi Tetap Lanjutkan Pembangunan Proyek Duplikasi Crossing Tol Becakayu meski Ditolak Warga

Megapolitan
Dua Jambret Tewas Ditabrak Mobil Korbannya di Tebet

Dua Jambret Tewas Ditabrak Mobil Korbannya di Tebet

Megapolitan
Mayat Janin Terbungkus Plastik Merah Ditemukan di Rumah Warga di Pulau Kelapa

Mayat Janin Terbungkus Plastik Merah Ditemukan di Rumah Warga di Pulau Kelapa

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Selamatkan Diri lewat Jendela Kaca yang Pecah, Lihat Darah di Mana-mana

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Selamatkan Diri lewat Jendela Kaca yang Pecah, Lihat Darah di Mana-mana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.