Kompas.com - 23/03/2021, 20:22 WIB

Ibadah dalam prosesi Kristen digelar. Lagu penghiburan dinyanyikan. Mereka turut menundukkan kepala.

Kemudian, peti dimasukkan ke liang lahat. Perlahan peti mati diuruk dengan tanah.

Pendiri Mapala UI dan aktivis kampus

Herman Lantang adalah mantan mahasiswa jurusan Antropologi di Fakultas Sastra UI. Ia mulai berkuliah di Fakultas Sastra pada 1962.

Ia juga merupakan salah satu pendiri Mapala UI bersama Soe Hok Gie. Herman juga pernah menjabat sebagai ketua organisasi tersebut pada tahun 1972-1974.

Herman lain dari Gie.

Herman tak begitu suka tampil di publik atau menulis di koran-koran. Namun, bukan berarti ia apolitis.

Selama kuliah, ia tak hanya sibuk di Mapala UI, tetapi juga aktif dalam pergerakan politik.

Baca juga: Profil Herman Lantang, Jadi Ketua Senat Fakultas Sastra UI atas Dorongan Soe Hok Gie

Bersama Gie, dia menjadi inspirator gerakan demo long march mahasiswa UI untuk menggulingkan pemerintahan Soekarno, pasca-Gerakan 30 September 1965 (G30S) dan gerakan mahasiswa yang menggulirkan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura).

"Dalam kegiatan aksi mahasiswa, biasanya aku mengkoirdinir dan memimpin massa mahasiswa Fakultas Sastra di lapangan, sedangkan Soe Hok Gie bergerak di belakang layar sebagai pemikir dan otak yang mengatur strategi pelaksanaan aksi (dibantu Boellie Londa dan Jopie Lasut). Dia juga berbakat sebagai pengompor massa dengan pidato atau tulisan-tulisannya di koran, yang tegas, jujur, berani, blak-blakan, dan berapi-api," kata Herman Lantang dalam blog pribadinya.

Herman semasa tuanya sempat pindah dari Jagakarsa, Jakarta Selatan, ke kaki Gunung Salak, tepatnya dekat Curug Nangka. Ia tinggal bersama istri tercintanya, Joyce Moningka.

Herman Lantang di mata sahabat

Herman Onesimus Lantang (80) di Curug Nangka, Bogor, Jawa Barat pada 22 Maret 2016.MAPALA UI/ERDWIN Herman Onesimus Lantang (80) di Curug Nangka, Bogor, Jawa Barat pada 22 Maret 2016.

Sahabat-sahabat Herman Lantang tak hanya datang dari Mapala UI.

Sahabat Herman Lantang yang datang seperti Wanadri, Kerabat Pencinta Alam, Aranyacala Trisakti, Eka Citra Universitas Negeri Jakarta, Young Pioneer, dan lainnya.

"Waktu mapram ya dialah senior saya. Dan mulai tahun '63 sampai sekaranglah. Berarti sudah 58 tahunlah. Saya mengenal dia sudah sampai ke akar-akarnyalah, karakternya sudah tahu semua. Herman itu tangguhlah, orang yang kerja keras, sama orang pun kalau salah, dia langsung baik. Sehat dalam kehidupannya juga, tidak royal, dan ekonomis," ujar Abdurachman (77) atau akrab disapa Maman kepada Kompas.com.

"Dia memang banyak berteman, di luar Mapala UI pun banyak disenangi orang karena dia sering mengajak orang-orang naik gunung di luar Mapala. Jadi melatih langsung di alamlah," tambah Maman yang juga anggota Mapala UI saat ditemui di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Senin (22/3/2021) malam.

Anggota Senior Wanadri, Iwan Bungsu, mengatakan, Herman Lantang merupakan senior dan tokoh yang memiliki banyak pengalaman.

Baca juga: Sahabat Soe Hok Gie, Herman Lantang Meninggal Dunia, Lukman Sardi Berduka

Ia pun mempunyai kesan tersendiri dengan Herman Lantang.

"Pertama kali kenal dengan Herman Lantang dalam Gladian 1 di Citatah tahun 1969. Saya dari Wanadri, Herman Lantang dari Mapala UI," ujar Iwan Bungsu kepada Kompas.com, Selasa (23/3/2021).

Saat itu, Iwan Bungsu masih berstatus pelajar SMA, sedangkan Herman Lantang sudah menempuh jenjang perkuliahan di jurusan Antropologi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 5-11 Desember 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 5-11 Desember 2022

Megapolitan
270 Eks Anggota NII Asal Tangsel Ucapkan Ikrar Kembali Setia ke NKRI

270 Eks Anggota NII Asal Tangsel Ucapkan Ikrar Kembali Setia ke NKRI

Megapolitan
Belum Punya Data Jumlah Pengakses, Pemkot Depok Tetap Mau Tambah 200 'Barcode' Pohon

Belum Punya Data Jumlah Pengakses, Pemkot Depok Tetap Mau Tambah 200 "Barcode" Pohon

Megapolitan
Pemkab Kepulauan Seribu Masih Tunggu Hasil Uji Lab Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust

Pemkab Kepulauan Seribu Masih Tunggu Hasil Uji Lab Ratusan Ikan Terdampar di Pulau Onrust

Megapolitan
Polisi Buru Pacar Siswi SMA di Bekasi yang Melahirkan Lalu Buang Jasad Bayinya

Polisi Buru Pacar Siswi SMA di Bekasi yang Melahirkan Lalu Buang Jasad Bayinya

Megapolitan
522 Warga Kabupaten Tangerang Idap HIV/AIDS pada 2022, Ada Balita yang Tertular dari Ibunya

522 Warga Kabupaten Tangerang Idap HIV/AIDS pada 2022, Ada Balita yang Tertular dari Ibunya

Megapolitan
Suasana Natal di Emporium Pluit Mal: Ada Pohon Raksasa dan Acara Gratis Bertema 'Little Pony'

Suasana Natal di Emporium Pluit Mal: Ada Pohon Raksasa dan Acara Gratis Bertema "Little Pony"

Megapolitan
Mundur dari PSI, Michael Sianipar: Partai yang Saya Cita-citakan, Sudah Jauh Berubah

Mundur dari PSI, Michael Sianipar: Partai yang Saya Cita-citakan, Sudah Jauh Berubah

Megapolitan
Kronologi Siswi SMA di Bekasi Melahirkan di Kamar Mandi Sekolah lalu Buang Bayinya

Kronologi Siswi SMA di Bekasi Melahirkan di Kamar Mandi Sekolah lalu Buang Bayinya

Megapolitan
Pemkot Jakpus Klaim Kolam Olakan dan Pompa Efektif Tanggulangi Banjir

Pemkot Jakpus Klaim Kolam Olakan dan Pompa Efektif Tanggulangi Banjir

Megapolitan
Profil Michael Victor Sianipar, Ketua DPW PSI Jakarta yang Undur Diri dan Diisukan Dekat dengan Anies

Profil Michael Victor Sianipar, Ketua DPW PSI Jakarta yang Undur Diri dan Diisukan Dekat dengan Anies

Megapolitan
Ratusan Ikan yang Terdampar di Pulau Onrust Diduga Kekurangan Oksigen karena Hal Ini

Ratusan Ikan yang Terdampar di Pulau Onrust Diduga Kekurangan Oksigen karena Hal Ini

Megapolitan
Siswi SMA di Bekasi yang Buang Bayi Diduga Melahirkan Ketika Sedang Ujian Sekolah

Siswi SMA di Bekasi yang Buang Bayi Diduga Melahirkan Ketika Sedang Ujian Sekolah

Megapolitan
Bar Bekas Holywings di Tanjung Duren Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Bar Bekas Holywings di Tanjung Duren Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Alasan Lain Pria Banting Anak Pacar di Apartemen Kalibata, Kesal Korban Kerap Menangis

Alasan Lain Pria Banting Anak Pacar di Apartemen Kalibata, Kesal Korban Kerap Menangis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.