Agar Warga Tertib di Jalanan, Wakil Wali Kota Depok Berkelakar Ingin Rahasiakan Lokasi Tilang Elektronik

Kompas.com - 24/03/2021, 12:55 WIB
Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). TRIBUNNEWS.com/JEPRIMAIlustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).


DEPOK, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono berkelakar bahwa titik lokasi tilang elektronik (electronic traffic law enforcement atau ETLE) di Depok seharusnya dirahasiakan.

"Titiknya sementara dirahasiakan, biar enggak ketahuan, betul ya, Pak Kapolres?" ungkap Imam dalam peluncuran ETLE di Polres Metro Depok, Rabu (24/3/2021).

"Entar kalau diketahui, di situ enggak dilanggar tapi di tempat lain dilanggar. Pokoknya banyak, insya Allah, di Jalan Margonda ini," ia menambahkan.

Baca juga: 4 Hal Seputar Tilang Elektronik ETLE yang Perlu Anda Ketahui

Imam kemudian berharap agar seluruh warga Depok tahu bahwa kini di wilayahnya sudah diterapkan tilang elektronik.

"Ini salah satu juga yang akan mengurai kemacetan karena tidak boleh sembarangan berhenti karena ada CCTV ataupun kamera yang memotret pelanggaran tersebut," jelas kader PKS tersebut.

"Mudah-mudahan titiknya akan diperbanyak sehingga makin banyak ketertiban lalu lintas, terutama di Jalan Margonda," imbuh Imam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Depok AKBP Andi Indra Waspada menyebutkan bahwa saat ini baru satu titik tilang elektronik yang terpasang di Depok, yakni di Jalan Margonda Raya tepatnya di depan kompleks kantor Pemerintah Kota Depok.

"Pada tahun ini, penyampaian dari Pak Wali Kota, diharapkan akan ada penambahan 3 (titik tilang elektronik) yaitu di Juanda, Cimanggis, dan Margonda," kata Indra, Rabu.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Megapolitan
Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.