Sidang Tatap Muka terhadap Rizieq Shihab Digelar di PN Jaktim Hari Ini

Kompas.com - 26/03/2021, 08:14 WIB
Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal saat menemui wartawan di depan lobi PN Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021). KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADHumas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal saat menemui wartawan di depan lobi PN Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur akhirnya akan digelar secara tatap muka atau offline, Jumat (26/3/2021) ini.

Majelis hakim di PN Jakarta Timur yang terdiri dari Suparman Nyompa, M Djohan Arifin, dan Agam Syarief Baharudin telah mengabulkan permintaan Rizieq untuk hadir di ruang sidang. Hal itu diputuskan majelis hakim dalam sidang yang digelar pada Selasa lalu.

Permintaan dikabulkan setelah tim kuasa Rizieq membuat surat jaminan bahwa tidak akan ada kerumunan massa di PN Jaktim saat sidang perkara Rizieq digelar.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Massa Simpatisan Rizieq Shihab Diimbau Tak Datang ke PN Jaktim Besok

Sidang tatap muka Rizieq yang dikabulkan untuk dua perkara, yakni perkara nomor 221/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat dan perkara nomor 226/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim terkait kasus kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor.

Perkara 222/Pid.B/2021/PN.Jkt.Tim dengan terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi, Alatas, Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi terkait kasus kerumunan di Petamburan juga akan digelar secara tatap muka pada hari ini.

1.985 personel dikerahkan

Sebanyak 1.985 personel Polri dan TNI akan dikerahkan untuk menjaga persidangan Rizieq Shihab hari ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kekuatan yang kami siapkan 1.985 personel gabungan dengan adanya kegiatan sidang (Rizieq) offline besok," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis (25/3/2021).

Polisi mengimbau kepada massa simpatisan Rizieq untuk tidak hadir di PN Jaktim mengingat situasi masih pandemi Covid-19.

Baca juga: Polri Siap Turunkan Personel untuk Amankan Sidang Tatap Muka Rizieq Shihab di PN Jaktim

"Imbauan sebaiknya para pendukung tidak datang ke sana nanti malah melanggar prokes, mari kita ikuti saja," kata Yusri.

Imbauan yang sama juga dikeluarkan Humas PN Jaktim Alex Adam Faisal. Alex meminta massa simpatisan mempercayakan proses persidangan kepada pihak pengadilan.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Megapolitan
Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Megapolitan
Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Megapolitan
Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Megapolitan
Ambulans Tak Cukup, Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta Diangkut dengan Truk

Ambulans Tak Cukup, Jenazah Pasien Covid-19 di Jakarta Diangkut dengan Truk

Megapolitan
Kemenkes Utang Rp 144 M ke RSUD Bekasi, Wali Kota: Rumah Sakit Bisa Shut Down

Kemenkes Utang Rp 144 M ke RSUD Bekasi, Wali Kota: Rumah Sakit Bisa Shut Down

Megapolitan
Update 23 Juni: Kasus Covid-19 Bertambah 112 di Tangsel, Pasien Dirawat 669 Orang

Update 23 Juni: Kasus Covid-19 Bertambah 112 di Tangsel, Pasien Dirawat 669 Orang

Megapolitan
77 Persen Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel Warga Lansia dengan Komorbid

77 Persen Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel Warga Lansia dengan Komorbid

Megapolitan
PPDB SMA Jalur Zonasi di Kota Tangerang Diperpanjang sampai Besok

PPDB SMA Jalur Zonasi di Kota Tangerang Diperpanjang sampai Besok

Megapolitan
Diduga Hanyut, Jenazah Bocah 4 Tahun Ditemukan di Pintu Air Manggarai

Diduga Hanyut, Jenazah Bocah 4 Tahun Ditemukan di Pintu Air Manggarai

Megapolitan
Istimewanya Stasiun Terpanjang MRT di Thamrin, Diramal Jadi Titik Kumpul Baru Jakarta

Istimewanya Stasiun Terpanjang MRT di Thamrin, Diramal Jadi Titik Kumpul Baru Jakarta

Megapolitan
Audiensi Tak Ditanggapi Kampus, 19 Mahasiswa STAN yang Di-Drop Out Tempuh Jalur Hukum

Audiensi Tak Ditanggapi Kampus, 19 Mahasiswa STAN yang Di-Drop Out Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 2.500 Kamar Isolasi Pasien Covid-19 di Rusun Nagrak

Pemprov DKI Sediakan 2.500 Kamar Isolasi Pasien Covid-19 di Rusun Nagrak

Megapolitan
Batasi Kegiatan Masyarakat, Polisi Tutup Dua Jalan di Kota Tangerang Pukul 21.00-04.00

Batasi Kegiatan Masyarakat, Polisi Tutup Dua Jalan di Kota Tangerang Pukul 21.00-04.00

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X