Razia Tempat Hiburan dan Hotel di Serpong, Aparat Temukan Dugaan Prostitusi Online dan Pengunjung Positif Narkoba

Kompas.com - 28/03/2021, 07:51 WIB
Satpol PP Tangerang Selatan menjaring puluhan orang dalam razia hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (27/3/2021). Dokumentasi Satpol PP TangselSatpol PP Tangerang Selatan menjaring puluhan orang dalam razia hotel di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (27/3/2021).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten menjadi sorotan.

Aparat kepolisian dan Satpol PP merazia kawasan hiburan dan hotel pada Jumat (27/3/2021) malam dalam waktu bersamaan dan menemukan dugaan pelanggaran hukum.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya merazia dua tempat hiburan: Baleku dan CC karaoke di Ruko Golden Boulevar BSD.

Di salah satu tempat itu, polisi mengamankan seorang pengunjung perempuan karena positif narkoba usai tes urine.

Baca juga: 2 Tempat Hiburan di Serpong Digerebek Polisi, Satpol PP Tangsel: Kita Fokus Razia Hotel

Sementara itu, Satpol PP Tangerang Selatan merazia empat hotel yang diduga menjadi lokasi prostitusi.

Tiga di antaranya berlokasi di kawasan Perumahan Anggrek Loka BSD Sektor 2.2, sedangkan satu hotel lainnya berada di Jalan Rawa Buntu Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengunjung positif narkoba

Dalam razia tempat hiburan, polisi menemukan pengunjung yang positif menggunakan narkoba.

Namun, polisi tak menemukan barang bukti terkait.

"Satu orang perempuan inisial D positif menggunakan sabu," ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa dalam keterangannya, Sabtu (27/3/2021).

Mukti mengatakan, pihaknya tidak menemukan barang bukti dari D. Namun jajarannya akan mengembangkan dari pemeriksaan D.

"Saat ini sudah dibawa ke Polda untuk kita kembangkan," ucap Mukti.

Baca juga: Satpol PP Tangsel: Dua Tempat Hiburan di Serpong yang Digerebek Polisi Selalu Terlihat Tutup

Mukti mengatakan, kedua tempat hiburan itu telah disegel karena nekat buka di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk dua-duanya kita police line karena melanggar protokol kesehatan yang sangat fatal," ucap Mukti.

Dugaan Prostitusi Online

Satpol PP Tangerang Selatan menemukan dugaan prostitusi online saat merazia empat hotel di kawasan Serpong.

Sebanyak 32 laki-laki dan perempuan terjaring dalam razia tersebut.

"Di empat titik itu yang bisa kami buktikan, pertama indekos yang beralih fungsi menjadi penginapan dengan tarif per-jam. Kedua penginapan yang diindikasikan terjadi praktik prostitusi," ujar Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Tangerang Selatan Sapta Mulyana, Sabtu lalu.

Dalam razia tersebut, Satpol PP Tangerang Selatan mengamankan 10 pasangan bukan suami istri dan 12 perempuan yang berada di kamar-kamar hotel.

Baca juga: Razia Hotel Diduga Lokasi Prostitusi, Satpol PP Tangsel Temukan Sejumlah Remaja

Ditemukan pula kondom dan bukti percakapan yang mengarah pada praktik prostitusi dari sejumlah ponsel milik orang-orang tersebut.

"Ada alat kontrasepsi yang kami temukan di beberapa kamar. Kemudian percakapan melalui Michat yang bisa kami buktikan, kami cek, ternyata ada perlakuan semacam itu," kata Sapta.

Saat ini, kata Sapta, puluhan orang tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Tangerang Selatan untuk diperiksa.

Petugas juga akan memanggil pihak pengelola hotel untuk dimintai keterangan.

"Untuk berikutnya akan kami panggil. Kalau dilanggar tentu semua kita beri sanksi, baik pelaku usahanya maupun orang yang memerankan di dalamnya," pungkasnya.

Kamuflase Tempat Hiburan

Dua tempat hiburan yang dirazia polisi ternyata melakukan kamuflase. Satpol PP Tangsel menyebut tempat tempat hiburan, Baleku dan CC Karaoke yang digerebek polisi selalu terlihat tutup.

"Kemarin kita razia KTR, lewat situ, keduanya tutup. Dari luar kaya kaga ada kehidupan," ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry saat dihubungi, Sabtu (27/3/2021.

Baca juga: Satpol PP Tangsel Razia Hotel Diduga Lokasi Prostitusi Online, 32 Orang Terjaring

Fahri menduga, kedua tempat hiburan itu nekat beroperasi dengan modus menutup tempat yang terlihat dari luar, namun ada aktivitas di dalam.

Itu dilakukan untuk mengelabui petugas yang berpatroli di tengah larangan beroperasi saat pandemi Covid-19.

"Bandel. Bukanya pasti mindik-mindik dia. Umpet-umpetan dari petugas," ucapnya.

Satpol PP Tangsel mengaku beberapa waktu ini tengah fokus merazia hotel-hotel yang diduga dijadikan sebagai lokasi prostitusi.

Baca juga: Razia Kawasan Tanpa Rokok di Mal, Satpol PP Tangsel Sita 52 Asbak

Pasalnya selama ini tempat hiburan diketahui tutup akibat pandemi Covid-19, termasuk Baleku dan CC karaoke di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, yang digerebek polisi.

"Beberapa bulan ini memang kita fokus razia tempat-tempat yang dijadikan cewek-cewek booking order beroperasi di hotel," kata Muksin.

Terkait adanya penggerebekan itu, Muksin mengaku akan meningkatkan pengawasan dan patroli secara berkala.

"Pastinya akan lebih meningkatkan pengawasan dan patroli. Ada beberapa tempat selama PSBB yang bandel kepergok kita tutup," kata Muksin.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Megapolitan
Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Megapolitan
Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Megapolitan
Heboh Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Heboh Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Megapolitan
Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X