Kompas.com - 29/03/2021, 11:44 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima saat menghadiri peluncuran Go Siaga di Polsek Tangerang, Kota Tangerang, Senin (29/3/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALKapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima saat menghadiri peluncuran Go Siaga di Polsek Tangerang, Kota Tangerang, Senin (29/3/2021).

TANGERANG, KOMPAS.com - Polsek Tangerang di Kota Tangerang, Banten, meluncurkan sebuah aplikasi baru untuk memudahkan masyarakat mendapat layanan kepolisian. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu de Fatima mengatakan, aplikasi tersebut bernama Go Siaga yang dapat diunduh di ponsel android.

"Aplikasi ini mempermudah masyarakat memberikan informasi terkait situasi keamanan yang ada di lingkungan masing-masing," kata Deonijiu saat menghadiri peluncuran aplikasi Go Siaga di Polsek Tangerang, Kota Tangerang, Senin (29/3/2021) siang.

Dia mengemukakan, saat ini aplikasi tersebut baru bisa digunakan warga yang bertempat tinggal di Kecamatan Tangerang.

Baca juga: Polisi Tangkap Otak Pencurian di Rumah Kosong di Kedoya

Namun, warga yang kehilangan barang berharga atau menjadi korban tindak pidana di kecamatan tersebut, tetapi bukan warga Kecamatan Tangerang, dipersilahkan juga untuk melapor di Go Siaga.

"Ini kegiatan seperti tindak pidana, setelah dia memberikan informasi, tindak lanjut dari kepolisian untuk meminta keterangan, (yaitu) yang bersangkutan harus datang," kata Deonijiu didampingi Kapolsek Tangerang Kompol Yulies.

"Tetapi, kalau cuma memberi informasi terkait peristiwa, itu cukup di rumah saja melalui aplikasi," sambung dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Deonijiu, warga dapat melaporkan peristiwa yang meresahkan atau merugikan mereka, seperti kebakaran atau keributan.

"Masyarakat tidak perlu lari ke polsek. Tapi cukup dengan aplikasi, memberikan info kepada kepolisian khususnya Polsek Tangerang," kata dia.

Deonijiu menyatakan, pihak Polsek Tangerang akan menyosialisasikan aplikasi tersebut ke warga Kecamatan Tangerang.

"Ini nanti akan sosialisasi lewat polsek bersama camat, lurah, RT/RW, sampai ke masyarakat," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

Megapolitan
Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Megapolitan
Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Megapolitan
Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Megapolitan
Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X