Rekonstruksi di Kafe RM Cengkareng: Bripka Cornelius Pesan 2 Botol Miras, Cekcok, hingga Penembakan

Kompas.com - 29/03/2021, 16:09 WIB
Rekonstruksi kasus penembakan yang dilakukan seorang oknum anggota kepolisian, Bripka Cornelius, di kafe Raja Mura Cengkareng, Jakarta Barat, pada 25 Februari 2021. Kompas.com/Sonya TeresaRekonstruksi kasus penembakan yang dilakukan seorang oknum anggota kepolisian, Bripka Cornelius, di kafe Raja Mura Cengkareng, Jakarta Barat, pada 25 Februari 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirkrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penembakan yang dilakukan oknum polisi Bripka Cornelius di Kafe Raja Mura Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (29/3/2021).

Rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.50 WIB.

Bripka Cornelius dihadirkan langsung di TKP pada hari ini.

Pantauan Kompas.com, sebanyak 51 adegan diperankan dalam rekonstruksi tersebut.

Adegan pertama hingga kesepuluh, diperankan proses sejak awal Cornelius tiba hingga masuk ke kafe dan meminum minuman beralkohol.

"Adegan satu, pada hari Kamis tanggal 25 Februari 2021 sekira pukul 02.00 WIB, tersangka Cornelius dan saksi Fegi sampai di Raja Mura Cafe, Jakarta Barat dengan menggunakan mobil milik tersangka Cornelius (Ertiga S 1444 HAN), dan memarkirkan kendaraan tersebut di pinggir jalan sebelah kiri dari depan Raja Mura Cafe," kata penyidik dalam rekonstruksi hari ini.

Baca juga: Sosok Feri Simanjuntak Korban Penembakan Bripka CS di Mata Temannya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka diketahui memesan dua botol minuman keras bermerk Black Label.

Hal tersebut diperankan pada adegan keenam dan kedelapan rekonstruksi.

"Adegan delapan, pada saat satu botol Black Label sudah hampir habis, tersangka Cornelius kembali memesan satu botol Black Label kepada saudari Intan," kata penyidik.

Kemudian, pada adegan kesebelas disebutkan bahwa kafe sudah hampir tutup menjelang pukul 04.00 WIB.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirja Tutup Usia

Mantan Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirja Tutup Usia

Megapolitan
Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Megapolitan
Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Megapolitan
Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Cerita Penyintas Covid-19 Harus Banyak Keluar Uang untuk Cek Kesehatan Setelah Negatif Covid-19

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

PPKM Level 4 di Jabodetabek, Klaim Penurunan Kasus di Jakarta, tapi Pendapatan Asli Daerah Bekasi Anjlok

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X