Bandara Soekarno-Hatta Belum Akan Gunakan GeNose C19 untuk Deteksi Covid-19

Kompas.com - 30/03/2021, 15:45 WIB
Proses uji coba tes GeNose di dua bandara yang dikelola Angkasa Pura II Dok. Angkasa Pura IIProses uji coba tes GeNose di dua bandara yang dikelola Angkasa Pura II

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II belum akan menggunakan GeNose C19 di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, untuk mendeteksi Covid-19. GeNose C19 merupakan alat pendeteksi Covid-19 berbasis hembusan nafas.

Alat pendeteksi tersebut telah diaplikasikan di beberapa stasiun kereta di Jakarta. Calon penumpang kereta harus lolos tes GeNose C-19 untuk bisa menggunakan jasa kereta api.

GeNose C19 juga akan diterapkan di empat bandara di Indonesia pada 1 April 2021.

Baca juga: GeNose Jadi Syarat Naik Pesawat, Cara Kerja, hingga Efektivitasnya yang Diragukan

Namun Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya belum akan mengaplikasikan hal tersebut.

"Belum (akan menerapkan)," kata Awaluddin secara singkat kepada awak media, Selasa (30/3/2021).

Awaluddin juga tidak mengatakan kapan PT Angkasa Pura II akan menerapkan GeNose C19 di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut dia, alat tersebut baru akan diujicobakan di dua bandara naungan PT Angkasa Pura II, yaitu Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Sekarang baru Palembang sama Bandung dulu," ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya sempat melakukan uji coba alat GeNose C19 di dua bandara itu. Uji coba tersebut, kata Awaluddin, khusus untuk karyawan di bandara, bukan untuk penumpang. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya mengatakan, alat deteksi Covid-19 yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada itu akan mulai digunakan di bandara pada 1 April 2021. Ia telah melakukan koordinasi terkait pelaksanaan rencana tersebut dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

Megapolitan
Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X