Anies Copot Yoory C Pinontoan yang Terseret Kasus Korupsi dari Jabatan Dirut Sarana Jaya

Kompas.com - 01/04/2021, 12:08 WIB
Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan KOMPAS.com/Ryana AryaditaDirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Yoory C Pinontoan dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Yoory sebelumnya telah dinonaktifkan karena terseret kasus dugaan korupsi pengadaan lahan rumah DP Rp 0 di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Baca juga: Berkarier dari 0 di PD Sarana Jaya, Berikut Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Korupsi


Sebagai gantinya, Anies mengangkat Agus Himawan Widiyanto untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Yoory.

Pengangkatan Agus dan pencopotan Yoory tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 363 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya.

Agus akan menjabat sebagai direktur utama selama empat tahun, terhitung sejak penetapan SK Gubernur Anies pada 30 Maret 2021.

Anies menilai, pengangkatan Agus Himawan sebagai bentuk penyegaraan dalam tubuh BUMD tersebut.

Baca juga: Dirut Pembangunan Sarana Jaya Terjerat Kasus Korupsi, Bagaimana Nasib Proyek Rumah DP Rp 0?

Selain itu, pergantian kepemimpinan ini juga dilakukan agar bisa memberikan inovasi serta semangat kebaruan dalam menjalankan program kerja perusahaan guna mendukung kegiatan strategis daerah (KSD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anies berharap, pengangkatan dirut baru ini dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan.

"Kami harapkan di bawah kepemimpinan Agus, Sarana Jaya dapat melakukan pembenahan dengan menaati semua prinsip good corporate governance," kata Anies melalui keterangan tertulis, Kamis (4/1/2021).

Baca juga: Diperiksa KPK, Dirut Sarana Jaya: Saya Berserah kepada Tuhan

Pengalaman Agus Himawan Widiyanto

Sebelum diangkat sebagai Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Agus Himawan Widiyanto memiliki pengalaman berkarier di perusahaan ini selama lebih dari satu dekade.

Ia pernah menduduki posisi sebagai sebagai Kepala Divisi Pengendalian Usaha di PD Sarana Jaya(2002-2003), Manajer Divisi Perencanaan dan Pengendalian Usaha (2003-2006), Manajer Divisi Hukum Sarana Jaya (2006-2008), Direktur Pengembangan Sarana Jaya (2008-2013), hingga pernah menjadi Dirut Sarana Jaya (2013-2015).

Lalu, sampai Maret 2021, Agus mengemban tugas sebagai Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta, yang merupakan anak perusahaan baru PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Transjakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Tangerang Raya, 16 April 2021

Megapolitan
Kasus Koboi Pengemudi Fortuner Tabrak Pemotor di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Koboi Pengemudi Fortuner Tabrak Pemotor di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 16 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 16 April 2021

Megapolitan
Setelah Tak Menjabat Wali Kota, Airin Fokus Kuliah S3 dan Urus Partai Golkar

Setelah Tak Menjabat Wali Kota, Airin Fokus Kuliah S3 dan Urus Partai Golkar

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 16 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 16 April 2021

Megapolitan
UPDATE 15 April: Total Ada 10.565 Kasus Covid-19 di Tangsel, 536 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 15 April: Total Ada 10.565 Kasus Covid-19 di Tangsel, 536 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Pemkot Jakpus Rutin Pangkas Pohon demi Cegah Pohon Tumbang

Pemkot Jakpus Rutin Pangkas Pohon demi Cegah Pohon Tumbang

Megapolitan
Pekan Ini, Pemprov DKI Berencana Uji Coba Tahap Pertama Flyover Cakung

Pekan Ini, Pemprov DKI Berencana Uji Coba Tahap Pertama Flyover Cakung

Megapolitan
Alat Bukti Tak Lengkap, Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung

Alat Bukti Tak Lengkap, Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung

Megapolitan
Bantah Sandiaga, Bandara Soekarno-Hatta Belum Akan Terapkan Tes GeNose C19 pada Mei 2021

Bantah Sandiaga, Bandara Soekarno-Hatta Belum Akan Terapkan Tes GeNose C19 pada Mei 2021

Megapolitan
Pesinetron Berinisial JS Ditangkap Polisi karena Tersangkut Kasus Narkoba

Pesinetron Berinisial JS Ditangkap Polisi karena Tersangkut Kasus Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tingkatkan Komposisi PPDB Tahun Ini

Pemprov DKI Akan Tingkatkan Komposisi PPDB Tahun Ini

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Megapolitan
Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X