Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Uskup Agung Jakarta: Umat Tak Teraniaya

Kompas.com - 02/04/2021, 12:53 WIB
Uskup Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo (tengah) usai memimpin misa pertama Malam Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOUskup Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo (tengah) usai memimpin misa pertama Malam Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming.

JAKARTA, KOMPAS.com - Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, menyebut bahwa aksi terorisme di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3/2021), bukan bentuk penganiayaan terhadap umat kristiani.

Ignatius menyampaikan hal tersebut usai Ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (1/4/2021) malam.

"Saya tegas mengatakan, kami di sini merasa tidak seperti itu. Tidak mengalami penganiayaan apa pun," ujar Ignatius dikutip dari Kompas TV, Jumat (2/4/2021).

Ignatius juga menyinggung, aksi terorisme turut terjadi di Mabes Polri, Jakarta pada Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Viral, Pengemudi Fortuner Tabrak Motor dan Todongkan Senjata di Duren Sawit

Menurut dia, berdasarkan dua peristiwa tersebut, alasan kedua aksi terorisme itu dilakukan bukan karena dilatarbelakangi masalah agama.

Melainkan, lanjut Ignatius, dilatarbelakangi oleh hal-hal selain persoalan agama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin Mabes Polri juga diserang. Jadi yang diserang bukan karena hal-hal yang spesifik agama, tapi rupa-rupanya ada hal-hal yang lain," paparnya.

"Mereka itu, dengan peristiwa yang kemarin di Makassar, berpikir terlalu jauh. Bahwa ada penganiayaan terhadap umat kristiani di sini," tutur Ignatius.

Baca juga: Fakta Zakiah Aini, Pernah Kuliah di Gunadarma dan Raih IPK Bagus hingga Sering Ganti Nomor Ponsel

Ia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada TNI-Polri karena sudah menjaga keberlangsungan Ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis malam.

"Ketika kami merayakan Tri Hari Suci ini, paskah ini, merasa aman. Saya kira itu penting," ucap Ignatius.

"Supaya mereka (media asing), tidak membayangkan negara kita itu negara yang amburadul," sambungnya.

Baca juga: Isi Surat Wasiat Teroris Mabes Polri dan Makassar Mirip, Pengamat: Grand Design Jaringan Teror

Dia merasa pemerintah mampu hadir di tengah umat ketika mereka membutuhkan, dengan adanya petugas keamanan saat keberlangsungan ibadah kemarin malam.

"Kita sungguh-sungguh merasa pemerintah, (dan) petugas-petugas keamanan hadir ketika umat membutuhkan," pungkas dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangerang Menipis, Gedung Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi

Megapolitan
Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Detik-detik Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Terdengar 2 Letusan Senjata

Megapolitan
PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

PPDB SMA di Kota Tangerang dan Tangsel Digelar Besok, Simak Jadwal Lengkapnya

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Kebayoran Baru, Polisi Temukan 2 Selongsong Peluru

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Pengemudi Fortuner Lepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri, Kebayoran Baru

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

PPDB SD Jalur Zonasi di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas secara Door to Door, Ini Alasannya

Megapolitan
Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Digelar Besok, Petugas Bakal Jemput Bola

Megapolitan
Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Hanya Tersisa Empat Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Kampung di Gandaria Selatan Di-lockdown, Warga Buat Dapur Umum, Aparat Jaga Akses Masuk

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rel KA di Bogor, Diduga Tertabrak Kereta

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Seorang Pria Tewas Setelah Tabrakkan Diri ke KRL di Gunung Sahari

Megapolitan
Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Kompleksnya Protokol Kesehatan di Proyek MRT Bundaran HI-Kota, Wajib Tes GeNose Tiap Hari

Megapolitan
Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Pecah Rekor Tiga Hari Berturut-turut, Grafik Kasus Covid-19 Jakarta Naik Drastis

Megapolitan
Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Lagi-lagi Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini Tembus 5.582

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X