Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Tersisa 1.500-an Pasien, Terus Turun Sejak Maret

Kompas.com - 05/04/2021, 11:57 WIB
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasien Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus berkurang dalam beberapa waktu terakhir, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Catatan Kompas.com, jumlah pasien di RS Wisma Atlet pernah mencapai puncaknya pada 18 Januari 2020 lalu, sekitar dua pekan setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Saat itu, pasien Covid-19 yang dirawat di RS Wisma Atlet mencapai 4.959 orang.

Hampir Penuh

Dengan total tempat tidur 5994, maka tingkat keterisian atau bed occupancy ratio saat itu mencapai 82,7 persen.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Anies Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Angka itu jauh lebih tinggi dari batas aman Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 60 persen.

Bahkan tak sedikit dari pasien yang dirawat saat itu mengalami gejala berat. Padahal sebagai RS darurat, Wisma Atlet hanya diperuntukkan untuk pasien gejala ringan dan sedang karena tak memiliki fasilitas selengkap RS sungguhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, RS Wisma Atlet saat itu tak begitu saja dapat merujuk pasien yang mengalami gejala berat. Sebab, RS rujukan Covid-19 di Jakarta juga sedang penuh pasien.

Dampaknya, petugas kesehatan di Wisma Atlet harus memaksimalkan fasilitas yang terbatas untuk merawat pasien.

Jumlah pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet baru turun pada akhir Januari. Pada 27 Januari, jumlah pasien sudah turun ke angka 3.785 orang.

Jumlah pasien di kisaran angka 3.000-an itu cendrung terus stabil hingga memasuki akhir Februari.

Namun, jumlah pasien kembali naik dua pekan setelah ada long weekend saat hari libur perayaan Imlek yang berdempetan dengan hari Sabtu dan Minggu.

Pada 24 Februari, jumlah pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet kembali naik ke angka 4.081. Angkanya terus naik menjadi 4.768 pasien pada 1 Maret.

Baca juga: Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Konsisten turun

Baru pada pekan kedua Maret, jumlah pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet konsisten terus menurun.

Pada 8 Maret, jumlah pasien mulai turun ke angka 3.000-an. Lalu pada 12 Maret, jumlah pasien RS Wisma Atlet terus menurun hingga ke angka 2.000-an.

Memasuki awal April, pasien di RS Wisma Atlet kembali menurun sampai mencapai di bawah 2.000 orang.

Pada 3 April, tinggal 1.921 orang yang dirawat di RS Wisma Atlet. Lalu pada 4 April jumlahnya berkurang menjadi 1.793 orang.

Laporan terakhir pada 5 April pagi ini, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS Wisma Atlet kembali berkurang ke angka 1.588.

Artinya keterisian tempat tidur di RS Wisma Atlet saat ini hanya 26,4 persen. Masih ada 4.406 tempat tidur yang masih tersisa atau 73,6 persen.

Baca juga: UPDATE 5 April: Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kini 1.588

Sementara itu, sejak beroperasi 23 Maret hingga hari ini, akumulasi pasien yang dirawat di RS Wisma Atlet mencapai 78.027 orang.

Pasien yang sudah keluar sebanyak 76.439 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 768 orang, pasien sembuh 75.584 orang, dan meninggal 87 orang.

Jangan sepelekan

Komandan Lapangan RS Wisma Atlet Letnan Kolonel Laut dokter gigi M Arifin mengatakan, terus turunnya tingkat hunian Wisma Atlet kemungkinan berhubungan dengan makin efektifnya program penanganan pandemi oleh pemerintah.

Salah satunya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang saat ini masih berlangsung.

Pemerintah juga menekan mobilitas warga saat libur panjang. Saat ada libur panjang Imlek Februari lalu, pemerintah melarang aparatur sipil negara bepergian ke luar daerah sepanjang Kamis-Minggu (12-14/2).

Waktu ada libur Isra Miraj Nabi Muhammad hari Kamis (11/3/2021), pemerintah membatalkan cuti bersama pada Jumat (12/3/2021) bagi ASN.

Namun, Arifin mengingatkan, sepinya RSDC Wisma Atlet saat ini tidak boleh membuat masyarakat lengah, apalagi menyepelekan.

”Ah, Wisma Atlet masih banyak tempat tidurnya, lalu cuek-cuek saja. Jangan seperti itu,” ujar Arifin seperti dikutip dari Kompas.id.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Online untuk Berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan di Masa PPKM Level 2

Cara Daftar Online untuk Berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan di Masa PPKM Level 2

Megapolitan
Satpol PP dan Massa Datangi Masjid Ahmadiyah di Depok

Satpol PP dan Massa Datangi Masjid Ahmadiyah di Depok

Megapolitan
Kepolisian dan Pemprov DKI Bahas Sistem Ganjil Genap di Kawasan Ragunan

Kepolisian dan Pemprov DKI Bahas Sistem Ganjil Genap di Kawasan Ragunan

Megapolitan
Ini 15 Taman di Jaksel yang Dibuka pada 23 Oktober 2021

Ini 15 Taman di Jaksel yang Dibuka pada 23 Oktober 2021

Megapolitan
Jakpro Akan Mempekerjakan Warga Kampung Bayam di Jakarta International Stadium

Jakpro Akan Mempekerjakan Warga Kampung Bayam di Jakarta International Stadium

Megapolitan
UI Terima Donasi Rp 50 Miliar untuk Beasiswa dari Dato Low Tuck Kwong

UI Terima Donasi Rp 50 Miliar untuk Beasiswa dari Dato Low Tuck Kwong

Megapolitan
Final International Youth Championship 2021 Akan Digelar di Jakarta International Stadium

Final International Youth Championship 2021 Akan Digelar di Jakarta International Stadium

Megapolitan
Wali Kota Depok Janji Perda Religius Rangkul Semua Umat Beragama

Wali Kota Depok Janji Perda Religius Rangkul Semua Umat Beragama

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Pesona Square Mall Depok pada 22-23 Oktober, Ada 4 Vaksin Tersedia

Vaksinasi Covid-19 di Pesona Square Mall Depok pada 22-23 Oktober, Ada 4 Vaksin Tersedia

Megapolitan
M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Megapolitan
52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Megapolitan
Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Megapolitan
Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.