Kompas.com - 05/04/2021, 13:40 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aksi pemerkosaan yang dilakukan BGW (38) terhadap anak tirinya di kawasan Kampung Sawah, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, terbongkar pada Minggu (4/4/2021) malam.

Polisi menyebutkan, aksi bejat itu terbongkar setelah korban yang masih berusia 12 tahun itu mengadu ke bibinya.

"Baru tadi malam menurut informasi korban mengadu ke bibinya dan akhirnya dilaporkan ke polisi," ujar Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaidah Tampubolon saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Ayah Diduga Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Polisi Tangkap Pelaku

Adapun berdasarkan keterangan sementara, pelaku melakukan perbuatan cabul kepada anak tirinya sejak Desember 2020.

Namun, sampai saat ini, polisi masih memeriksa pelaku guna mengetahui modus pelaku melakukan pencabulan tersebut.

"Kejadiannya dari bulan Desember 2020. Untuk berapa kali pencabulannya masih didalami karena saat ini pelaku sedang diperiksa," kata Jun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, video yang memperlihatkan keributan sejumlah orang karena perbuatan ayah diduga memperkosa anak tiri viral di media sosial.

Video tersebut diunggah pemilik akun Instagram @kabarbintaro.

Baca juga: Kakek di Pademangan Cabuli Cucu Berusia 7 Tahun hingga Tewas

Dalam keterangan video dituliskan bahwa keributan itu terjadi di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu.

Polisi membenarkan adanya penangkapan ayah yang diduga mencabuli anak tirinya itu.

"Iya, anak tirinya yang diperkosa. Korban masih kelas 6 SD berusia 12 tahun," ujar Jun.

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolsek Ciputat Timur. Pelaku masih dimintai keterangan oleh penyidik terkait perbuatannya itu.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Ciputat Timur. Saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Jun.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kembangan Capai 45,7 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kembangan Capai 45,7 Persen

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Buka IGD untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Buka IGD untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Sidak Penerima Bansos, Mensos Risma Terima Aduan Pungli Rp 50.000 di Tangerang

Sidak Penerima Bansos, Mensos Risma Terima Aduan Pungli Rp 50.000 di Tangerang

Megapolitan
Profesor, Dosen, dan Mahasiswa Desak Pencabutan Statuta UI Hasil Revisi karena Cacat Formil dan Materiil

Profesor, Dosen, dan Mahasiswa Desak Pencabutan Statuta UI Hasil Revisi karena Cacat Formil dan Materiil

Megapolitan
Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara

Megapolitan
Temukan Pungli Saat Sidak Penyaluran Bansos Tunai, Mensos Risma Bujuk Korban Bocorkan Nama Oknumnya

Temukan Pungli Saat Sidak Penyaluran Bansos Tunai, Mensos Risma Bujuk Korban Bocorkan Nama Oknumnya

Megapolitan
Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi

Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi

Megapolitan
Kota Bogor Berlakukan Parkir Ganjil Genap, Ini Aturannya

Kota Bogor Berlakukan Parkir Ganjil Genap, Ini Aturannya

Megapolitan
Penganiaya Tetangga hingga Tewas Sering Protes ke Ketua RT gara-gara Kotoran Anjing

Penganiaya Tetangga hingga Tewas Sering Protes ke Ketua RT gara-gara Kotoran Anjing

Megapolitan
SIM Hilang atau Rusak, Begini Mekanisme dan Syarat Mengurusnya

SIM Hilang atau Rusak, Begini Mekanisme dan Syarat Mengurusnya

Megapolitan
Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Megapolitan
Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X