Kompas.com - 05/04/2021, 14:43 WIB
Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang di Terminal Poris Plawad, Tangerang, Kamis (8/12/2016). Kahfi Dirga CahyaBus Rapid Transit (BRT) Tangerang di Terminal Poris Plawad, Tangerang, Kamis (8/12/2016).
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Penumpang bus dari Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, ke luar kota melonjak hingga 59 persen saat hari libur Paskah mulai Jumat (2/4/2021) hingga Minggu (4/4/2021).

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana Pramesti menyebutkan, penumpang bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) itu melonjak bila dibandingkan dengan hari biasa selama Maret 2021.

"Di Terminal Poris Plawad, ada 782 penumpang atau kenaikan sekitar 59 persen dibanding pada Maret 2021," ujar Polana kepada awak media, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Libur Paskah, Jumlah Pengunjung TMII Capai Rekor Selama Pandemi

"Bulan Maret (2021) pada hari biasa, terminal itu melayani penumpang rata-rata sebanyak 491 orang tiap harinya," sambung dia.

Dengan melonjaknya jumlah penumpang, armada bus AKAP yang dioperasikan juga meningkat, yakni 15 persen.

Polana melanjutkan, daerah yang paling banyak dituju oleh penumpang dari Terminal Poris Plawad, yakni Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta; dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

"Ada daerah lain yang dituju, tapi enggak sebanyak dua daerah itu (Kota Yogyakarta dan Kabupaten Wonogiri)," papar Polana.

Baca juga: Libur Panjang, BPTJ Catat Kenaikan Jumlah Penumpang hingga 29 Persen

Secara terpisah, Kepala Terminal Poris Plawad Alwin menyebutkan, kenaikan penumpang di terminal tersebut juga terjadi pada periode libur panjang Isra Miraj, yakni 11-14 Maret 2021.

"Paling tinggi jumlah penumpang pada libur panjang Isra Miraj itu 650 orang," ungkap Alwin kepada awak media, Senin.

Meski demikian, lanjut dia, jumlah tersebut berada jauh di bawah total penumpang tiap harinya sebelum merebaknya Covid-19, yaitu mencapai 1.000 penumpang per harinya.

"Libur panjang lain, pas Imlek (2021) ada 534 penumpang," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pasien Positif Virus Corona Asal India di Tangsel Diduga Tertular dari Anaknya di Jakarta

2 Pasien Positif Virus Corona Asal India di Tangsel Diduga Tertular dari Anaknya di Jakarta

Megapolitan
Dua Warga Serpong Utara Tangsel Terpapar Virus Corona Varian Baru Asal India

Dua Warga Serpong Utara Tangsel Terpapar Virus Corona Varian Baru Asal India

Megapolitan
Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Truk Pengangkut Sayur Terjaring Razia di Tol Cikarang, Ternyata Isinya 7 Pemudik

Megapolitan
Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Megapolitan
Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Megapolitan
Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X