Pencarian Pemuda yang Tenggelam di Kali Pesanggrahan Dihentikan Sementara

Kompas.com - 06/04/2021, 19:51 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim SAR menghentikan sementara proses pencarian DW (18), pria dengan gangguan jiwa yang tenggelam di Kali Pesanggrahan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (5/4/2021) malam.

"Untuk pencarian dengan penyisiran dihentikan sementara," kata Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Jakarta, Ramli Prasetio, Selasa.

Proses pencarian oleh Tim SAR gabungan dihentikan pukul 18.00 WIB. 

Ramli mengatakan, proses pencarian korban akan dilanjutkan pada Rabu pagi besok.

Baca juga: Tim SAR Cari Pemuda Gangguan Jiwa yang Tenggelam di Kali Pesanggrahan

"Besok pagi kembali dilanjut sekitar pukul 07.00 WIB. Besok pagi kemungkinan (lokasi pencarian) akan diperluas," kata Ramli.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman sebelumnya menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban keluar rumah untuk membeli rokok di warung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hingga pukul 21.00 WIB korban tidak kunjung pulang. Keluarga yang khawatir menjemput korban ke warung.

"Mendapatkan info dari warga bahwa korban tercebur ke Kali Pesanggrahan. Pencarian sempat dilakukan oleh warga setempat tetapi tidak membuahkan hasil," kata Hendra.

Saat itu, warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke Tim SAR yang langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Proses pencarian dibagi menjadi tiga area. Pertama Tim SAR melakukan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh sejauh tiga kilometer dari lokasi korban tenggelam.

"RSU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dua kilometer. Kemudian ketiga melakukan penyelaman," kata Hendra.

Pencarian melalui proses penyelaman ditargetkan dengan radius sejauh 10 meter dari lokasi korban tenggelam.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Megapolitan
Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

Megapolitan
Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Megapolitan
Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Megapolitan
Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Megapolitan
138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X