Cerita Bahagia Siswa di Jakarta Bisa Sekolah Tatap Muka, Bertemu Teman hingga Menghilangkan Bosan

Kompas.com - 07/04/2021, 13:58 WIB
Uji coba sekolah tatap muka di SDN Palmerah 03, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Kompas.com/Sonya TeresaUji coba sekolah tatap muka di SDN Palmerah 03, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai uji coba sekolah tatap muka hari ini. Rasa bahagia pun dirasakan oleh sejumlah siswa yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah.

Salah satu siswa SDN Palmerah 03, Avira, mengaku lebih antusias mengikuti pembelajaran tatap muka karena dia bisa bertemu teman-temannya.

"Senang kayak gini, bisa ketemu teman. Seru. Kalau belajar online enggak ketemu teman," kata Avira, Rabu (7/4/2021).

Walaupun mengikuti sekolah tatap muka, Avira mengaku tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai imbauan guru dan orangtuanya.

Baca juga: Tinjau SMKN 2 Jakarta, Wagub DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Baik

Siswa SDN Palmerah 03 lainnya, Safira, juga mengaku bahagia bisa mengikuti sekolah tatap muka. Menurut Safira, dia sudah tidak bertemu teman-temannya selama setahun, sejak Pemprov DKI melarang kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Selama pembelajaran online, Safira mengaku lebih mudah bosan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Senengan kayak gini (sekolah tatap muka) karena bisa ketemu teman-teman," kata Safira.

Pendapat serupa juga diungkapkan siswa SMKN 15 Jakarta, Yogi. Menurut Yogi, dia lebih mudah menyerap pelajaran ketika sekolah tatap muka.

Baca juga: Siswa Diminta Langsung Pulang ke Rumah Usai Sekolah Tatap Muka dan Tak Gunakan Angkutan Umum

 

Pasalnya, selama pembelajaran online, banyak kendala yang harus dia hadapi.

“Kalau belajar langsung jadi lebih ngerti,” ujar Yogi.

Seperti diketahui, sebanyak 85 sekolah yang tersebar di wilayah DKI Jakarta memulai uji coba sekolah tatap muka hari ini.

Uji coba akan berlangsung hingga 29 April 2021. Kebijakan ini sejalan dengan keputusan pemerintah pusat yang sudah mengizinkan sekolah tatap muka digelar di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Hari Pertama, Sejumlah Siswa Mengaku Lebih Senang Dibanding Belajar Online

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, belajar tatap muka di sekolah akan diperluas jika uji coba di 85 sekolah berbagai tingkatan berhasil.

"Jika ini berhasil, maka ke depan kami mempertimbangkan untuk memperluas kembali," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (6/4/20121) malam, seperti dikutip Antara.

(Penulis : Sonya Teresa Debora, Wahyu Adityo Prodjo/Editor : Sandro Gatra, Nursita Sari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
Hilda Nekat Gunakan Lift agar Selamat dari Kebakaran Gedung Cyber

Hilda Nekat Gunakan Lift agar Selamat dari Kebakaran Gedung Cyber

Megapolitan
Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Bertambah Jadi 2 Orang

Korban Tewas Kebakaran Gedung Cyber Bertambah Jadi 2 Orang

Megapolitan
Sumur Resapan Disebut Tak Efektif, Dinas SDA DKI: Kami Bangun Standar Kementerian PUPR

Sumur Resapan Disebut Tak Efektif, Dinas SDA DKI: Kami Bangun Standar Kementerian PUPR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.