Kompas.com - 13/04/2021, 12:39 WIB
Warga mengantre untuk mendapatkan takjil dengan menjaga jarak di Jl. Cempaka Warna RT 05 RW 06, Cempaka Putih Timur, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). Setiap hari selama Ramadan, relawan dan donatur membagikan 400 hingga 600 takjil kepada warga kurang mampu dan terdampak virus corona COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga mengantre untuk mendapatkan takjil dengan menjaga jarak di Jl. Cempaka Warna RT 05 RW 06, Cempaka Putih Timur, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). Setiap hari selama Ramadan, relawan dan donatur membagikan 400 hingga 600 takjil kepada warga kurang mampu dan terdampak virus corona COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ngabuburit adalah salah satu tradisi yang identik dengan bulan Ramadhan.

Ngabuburit atau tradisi menunggu berbuka puasa ini biasanya diisi dengan kegiatan berburu takjil, melakukan kegiatan sosial, atau sekadar berkumpul bersama kerabat dan sahabat.

Bagi Anda yang berdomisili di Jakarta Utara, ada beberapa tempat yang bisa dijadikan tempat ngabuburit, seperti Pantai Ancol, bioskop rakyat Teluk Gong, Danau Sunter, dan Waduk Pluit.

Baca juga: Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Sedangkan Anda yang memilih berburu takjil saat ngabuburit, Pemprov DKI telah mengimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Lantas, apa arti ngabuburit? Bagaimana asal-usul ngabuburit hingga menjadi tradisi unik saat Ramadhan di Indonesia?

Anggota Komunitas Jelajah Budaya tengah mendengarkan pengarahan Ngabuburit Kota Tua di halaman Museum Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (9/7/2017).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Anggota Komunitas Jelajah Budaya tengah mendengarkan pengarahan Ngabuburit Kota Tua di halaman Museum Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (9/7/2017).
Jika menilik Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Anda tidak akan menemukan arti kata ngabuburit. Pasalnya, kata ngabuburit diketahui berasal dari bahasa Sunda.

Dilansir dari Tribunnews.com, arti kata ngabuburit dapat ditemukan di Kamus Bahasa Sunda.

Berdasarkan Kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata ngabuburit berasal dari kalimat "ngalantung ngadagoan burit".

Baca juga: Anies Larang Bar di Restoran dan Rumah Makan Beroperasi Selama Ramadhan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Mudik Berakhir, Tercatat 76.942 Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Larangan Mudik Berakhir, Tercatat 76.942 Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Marak Mudik Pasca Lebaran, Terminal dan Stasiun Dipadati Calon Penumpang

Marak Mudik Pasca Lebaran, Terminal dan Stasiun Dipadati Calon Penumpang

Megapolitan
UPDATE 18 Mei: Bertambah 291 Kasus Baru di Jakarta, Pasien Aktif 7.433

UPDATE 18 Mei: Bertambah 291 Kasus Baru di Jakarta, Pasien Aktif 7.433

Megapolitan
Polisi Tangkap Penjambret di Jagakarsa yang Aksinya Viral di Medsos

Polisi Tangkap Penjambret di Jagakarsa yang Aksinya Viral di Medsos

Megapolitan
Kadin DKI Jakarta: 22.000 Perusahaan Telah Daftar Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Kadin DKI Jakarta: 22.000 Perusahaan Telah Daftar Ikut Vaksinasi Gotong Royong

Megapolitan
Libur Lebaran Selesai, Transjakarta Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Libur Lebaran Selesai, Transjakarta Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Megapolitan
3 Kasus Pelecehan Seksual dengan Korban di Bawah Umur di Bekasi, Pelaku dari Anak Anggota DPRD, Maling, hingga Guru

3 Kasus Pelecehan Seksual dengan Korban di Bawah Umur di Bekasi, Pelaku dari Anak Anggota DPRD, Maling, hingga Guru

Megapolitan
Pengakuan ART yang Aniaya Majikan: Stres Sering Dimarahi, Beban Kerja Berat

Pengakuan ART yang Aniaya Majikan: Stres Sering Dimarahi, Beban Kerja Berat

Megapolitan
Mobil Range Rover Hangus Terbakar di Pulogadung

Mobil Range Rover Hangus Terbakar di Pulogadung

Megapolitan
Sistem Satu Arah Diberlakukan di Kawasan Pulogebang

Sistem Satu Arah Diberlakukan di Kawasan Pulogebang

Megapolitan
Fakta ART Aniaya Majikan di Cengkareng, Korban yang Seorang Lansia Dipukul, Dicakar hingga Ditendang

Fakta ART Aniaya Majikan di Cengkareng, Korban yang Seorang Lansia Dipukul, Dicakar hingga Ditendang

Megapolitan
Kepatuhan Protokol Kesehatan Jakarta di Tempat Wisata Terendah, Wagub DKI: Kami Sudah Berusaha Maksimal

Kepatuhan Protokol Kesehatan Jakarta di Tempat Wisata Terendah, Wagub DKI: Kami Sudah Berusaha Maksimal

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus Transjakarta di Ciputat

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus Transjakarta di Ciputat

Megapolitan
8 Keluarga Positif Covid-19, Satu RT di Ciracas Terapkan 'Mini Lockdown'

8 Keluarga Positif Covid-19, Satu RT di Ciracas Terapkan "Mini Lockdown"

Megapolitan
Besok, Polisi Akan Sampaikan Perkembangan Kasus Narkoba Anak Pedangdut Rita Sugiarto

Besok, Polisi Akan Sampaikan Perkembangan Kasus Narkoba Anak Pedangdut Rita Sugiarto

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X