UPDATE 14 April: Depok Catat 175 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

Kompas.com - 15/04/2021, 05:15 WIB
Ilustrasi virus corona SHUTTERSTOCK/RUKSUTAKARN studioIlustrasi virus corona

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok mencatat 175 kasus baru Covid-19, Rabu (14/4/2021). Di samping itu, 144 pasien diklaim pulih dan dua orang pasien wafat akibat Covid-19.

Kasus aktif Covid-19 di Depok kini berjumlah 1.595 pasien, yang masih harus menjalani isolasi dan perawatan. Jumlah itu bertambah 29 dibandingkan sebelumnya.

Baca juga: [Update 14 April]: Tambah 661, Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi 394.779

Data yang tak diumumkan pemerintah

Pemkot Depok tak pernah mengumumkan realisasi jumlah tes PCR harian yang telah dilakukan. Akibatnya, tak diketahui secara jelas jumlah temuan kasus positif Covid-19 disebabkan oleh faktor penularan atau jumlah pemeriksaan.

Pemkot Depok juga tidak mengumumkan jumlah kematian kasus suspek sejak 19 Juli 2020. Keterbukaan data kematian suspek termasuk dalam anjuran WHO dalam menghitung kematian berkaitan dengan Covid-19. Pasalnya, suspek yang wafat kemungkinan terjangkit Covid-19, namun belum sempat dites di laboratorium hingga saat meninggal dunia.

Berikut rincian perkembangan terkini kasus Covid-19 di Depok per Rabu (14/4/2021), berdasarkan situs resmi ccc-19.depok.go.id:

Baca juga: UPDATE 14 April: Ada 23 Kasus Baru Covid-19 dan 1 Pasien Meninggal di Tangsel

Kasus kumulatif (keseluruhan)

1. Pasien positif: 44.250 (bertambah 175)

2. Pulih: 41.797 (bertambah 144)

3. Wafat: 858 (bertambah 2)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X