Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Satpam Ganti Seragam Cokelat, Sering Dikira Polisi dan Ditakuti Warga

Kompas.com - 15/04/2021, 09:31 WIB
Ira Gita Natalia Sembiring,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota satuan pengamanan (satpam) sudah mulai mengenakan seragam baru yang terlihat seperti seragam polisi.

Para satpam mengenakan seragam atasan berwarna coklat muda dan bawahan berwarna coklat tua lengkap dengan pangkat di sisi lengan.

Salah satu satpam di mal kawasan Jakarta Barat, Sanggam mengaku sudah dua bulan terakhir mengenakan seragam baru.

"Baru dua bulanan lah pake seragam baru. Dulu (seragam) warna biru," kata Sanggam kepada Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Seragam Baru Satpam Kini Mirip Polisi, Apa Bedanya?

Sanggam bercerita, tak sedikit warga yang salah mengira dirinya adalah seorang polisi.

Namun kemudian mereka merasa heran lantaran melihat tulisan satpam di sisi saku sebelah kiri Samggam.

"Iya ada aja yang salah ngira polisi, tapi kan ada bacaannya satpam, ya pada heran," tutur Sanggam.

Meski demikian, Sanggam mengaku seragam baru itu tidak membuat dirinya merasa seperti seorang polisi.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Rahman, seorang satpam di komplek ruko di kawasan Pademangan, Jakarta Utara.

Rahman mengaku sudah satu bulan ini mengenakan seragam baru. Sama seperti Sanggam, Rahman juga sering dikira seorang polisi oleh warga sekitar.

Bahkan ia menyebut warga juga merasa takut kepadanya.

Baca juga: Curhat Sandi soal Dugaan Korupsi di Damkar Depok: Selang Cepat Jebol, Sepatu Kemahalan, Honor Disunat

"Kalau orang belum tahu ya saya sering dikira polisi, tapi saya bilang bukan. Enakan (seragam) sebelumnya kalau ini dikira orang polisi, jadi pada takut," ucap Rahman.

Rahman menambahkan, belum semua satpam di wilayahnya berganti seragam baru.

Sementara salah satu warga Pademangan, Rohimin mengatakan sempat bertanya-tanya dengan adanya sosok berseragam cokelat di kawasan komplek tersebut.

"Iya saya sering lewat sini, pas lihat kok ada polisi jaga di depan, eh enggak tahunya satpam," kata Rohimin

"Saya baru tahu, ya kaget juga kirain ada apaan kok ada polisi," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sudah 3 Jam, Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Belum Juga Padam

Sudah 3 Jam, Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Belum Juga Padam

Megapolitan
5 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Berhasil Dievakuasi, Polisi: Mayoritas Menderita Luka Bakar

5 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Berhasil Dievakuasi, Polisi: Mayoritas Menderita Luka Bakar

Megapolitan
7 Orang Masih Terjebak dalam Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Prapatan

7 Orang Masih Terjebak dalam Kebakaran Toko Bingkai di Mampang Prapatan

Megapolitan
Karyawan Gedung Panik dan Berhamburan Keluar Saat Toko Bingkai di Mampang Prapatan Kebakaran

Karyawan Gedung Panik dan Berhamburan Keluar Saat Toko Bingkai di Mampang Prapatan Kebakaran

Megapolitan
Harga Bahan Dapur Naik Turun, Pedagang Pasar Perumnas Klender: Alhamdulillah Masih Punya Pelanggan Setia

Harga Bahan Dapur Naik Turun, Pedagang Pasar Perumnas Klender: Alhamdulillah Masih Punya Pelanggan Setia

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Arogan Gunakan Pelat Dinas Palsu, TNI: Melebihi Gaya Tentara dan Rugikan Institusi

Pengemudi Fortuner Arogan Gunakan Pelat Dinas Palsu, TNI: Melebihi Gaya Tentara dan Rugikan Institusi

Megapolitan
Banyak Warga Menonton Kebakaran Toko Bingkai, Lalin di Simpang Mampang Prapatan Macet

Banyak Warga Menonton Kebakaran Toko Bingkai, Lalin di Simpang Mampang Prapatan Macet

Megapolitan
Pemkot Bogor Raih 374 Penghargaan Selama 10 Tahun Kepemimpinan Bima Arya

Pemkot Bogor Raih 374 Penghargaan Selama 10 Tahun Kepemimpinan Bima Arya

Megapolitan
Kena Batunya, Pengemudi Fortuner Arogan Mengaku Keluarga TNI Kini Berbaju Oranye dan Tertunduk

Kena Batunya, Pengemudi Fortuner Arogan Mengaku Keluarga TNI Kini Berbaju Oranye dan Tertunduk

Megapolitan
Toko Pigura di Mampang Prapatan Kebakaran

Toko Pigura di Mampang Prapatan Kebakaran

Megapolitan
Puspom TNI: Purnawirawan Asep Adang Tak Kenal Pengemudi Fortuner Arogan yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Puspom TNI: Purnawirawan Asep Adang Tak Kenal Pengemudi Fortuner Arogan yang Pakai Pelat Mobil Dinasnya

Megapolitan
Pemilik Khayangan Outdoor: Istri Saya Langsung Nangis Saat Tahu Toko Dibobol Maling

Pemilik Khayangan Outdoor: Istri Saya Langsung Nangis Saat Tahu Toko Dibobol Maling

Megapolitan
Puluhan Barang Pendakian Digondol Maling, Toko 'Outdoor' di Pesanggrahan Rugi Hingga Rp 10 Juta

Puluhan Barang Pendakian Digondol Maling, Toko "Outdoor" di Pesanggrahan Rugi Hingga Rp 10 Juta

Megapolitan
Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Program Beasiswa Doktoral di Filipina

Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Program Beasiswa Doktoral di Filipina

Megapolitan
Sejumlah Tokoh Bakal Berebut Tiket Pencalonan Wali Kota Bogor Lewat Gerindra

Sejumlah Tokoh Bakal Berebut Tiket Pencalonan Wali Kota Bogor Lewat Gerindra

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com