Datang Dari Eropa, Begini Spesifikasi Robot Damkar Pemprov DKI yang Kelebihan Bayar Rp 6,5 Miliar

Kompas.com - 15/04/2021, 13:41 WIB
Robot pemadam kebakaran LUF 60 untuk mengatasi kebakaran di terowongan MRT Jakarta. Foto diambil Kamis (13/2/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIRobot pemadam kebakaran LUF 60 untuk mengatasi kebakaran di terowongan MRT Jakarta. Foto diambil Kamis (13/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta membeli sejumlah alat transportasi bermotor pemadam kebakaran pada 2019 lalu.

Pembelian dua robot pemadam kebakaran yang bernilai senilai Rp 32 miliar itu menjadi sorotan publik. Khususnya setelah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

BPK menyebut bahwa terdapat kelebihan bayar dalam pembelian robot pemadam kebakaran itu.

Catatan Badan Pengelola Keuangan (PBK) Daerah Provinsi DKI Jakarta, pengadaan mobil damkar di tahun 2019 itu bermasalah dari sisi harga kontrak dengan temuan harga riil dari BPK.

Baca juga: Inspektorat DKI Telah Diminta untuk Periksa Kelebihan Bayar Pengadaan Mobil Damkar

Dilansir dari Buku I Laporan Keuangan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 yang diterbitkan badan pemeriksa keuangan (BPK), terdapat perbedaan harga riil dan nilai kontrak pengadaan yang cukup besar dengan total Rp 6,5 miliar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Termasuk dengan paket dua robot buatan Kroasia yang kini seringkali beraksi memadamkan api saat kebakaran di Jakarta berlangsung.

Sebagai kilas balik, berikut adalah spesifikasi lengkap dari dua robot pemadam kebakaran milik Dinas Gulkarmat DKI Jakarta yang dibeli dengan anggaran tahun 2019 tersebut:

Robot Dok-Ing MVF-5 U3

Unit pertama adalah unit pengurai material kebakaran yang diberi nama model Dok-Ing MVF-5 U3.

Dilansir dari situs resmi penjualan dok-ink.hr, robot tersebut memiliki spesifikasi tahan terhadap ledakan sehingga cocok untuk dioperasikan dalam menanggulangi kebakaran di area berbahaya, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pabrik hingga gudang bahan bakar kimia.

Baca juga: Sejumlah Fakta Persoalan Kelebihan Bayar Pengadaan Mobil Damkar Pemprov DKI Jakarta

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, alasan robot ini dihadirkan sebagai salah satu petugas tak bernyawa laskar Gulkarmat adalah untuk mengurangi risiko petugas-petugas bernyawa lainnya saat memadamkan api di tempat yang rawan ledakan.

"Ini untuk operasional yang sifatnya membahayakan, seperti di kilang minyak atau di tempat-tempat yang memang berbahaya kimia atau yang bisa berakibat terjadi ledakan," kata Satriadi, Kamis 13 Februari 2020.

Robot tersebut dilengkapi dengan tangki berkapasitas 2.500 liter air, dan 500 liter busa, dan memiliki tekanan air di atas 15 bar.

Tak tanggung-tanggung, robot yang berasal dari Kroasia ini mampu menyemburkan air sejauh 55 meter, dan busa sejauh 45 meter.

Selain dibekali tangki besar dan kemampuan penyemprotan yang mumpuni, robot tersebut juga tahan terhadap api dan ledakan, dilengkapi alat pencapik dan penarik beban yang berfungsi membersihkan puing di lokasi kebakaran.

Robot tersebut memiliki panjang 5,75 meter; lebar 2,31 meter; tinggi 2,32 meter; berat 16.000 kilogram. Sedangkan jenis mesin yang digunakan merupakan jenis Caterpillar dengan tenaga 105 kilo Watt dan torsi sebesar 1.257 Newton meter.

Baca juga: Gulkarmat DKI: Kelebihan Bayar Pengadaan Robot Damkar Sudah Dikembalikan 90 Persen

Robot LUF 60

Sedangkan robot kedua adalah robot jenis LUF 60. Robot kali ini lebih sederhana, dan datang dari Austria.

Dilansir dari situs penjualan LUF 60 luf60.at, robot damkar ini hanya bisa dioperasikan dengan jarak maksimal 300 meter dan diperuntukan sebagai pemadam dengan risiko ledakan rendah.

Karena dimensinya yang ringkas, robot LUF 60 bisa menjangkau area sempit seperti terowongan dan bisa menaiki anak tangga dengan kemiringan 30 derajat.

Dengan lebar 1,35 meter, robot tersebut diklaim mengatasi kebakaran di tempat sempit seperti pemukiman padat penduduk, gang-gang sempit yang mustahil dilalui truk damkar.

Meski kecil, keunggulan LUF 60 dibandingkan robot sebelumnya adalah jarak semprot air yang lebih jauh, yaitu sejauh 70-80 meter dengan bentuk water fog, water canon dan foam.

Robot satu ini tidak memiliki tangki air dan memerlukan suplai air dari selang yang ditancapkan ke bagian belakang robot.

Sehingga LUF 60 harus bekerja tidak jauh-jauh dari sumber air seperti mobil tangki pemadam, sumber air kali, waduk, dan laut.

Adapun dimensi LUF 60 memiliki panjang 2,33 meter, lebar 1,35 meter, tinggi pipa kipas 2 meter dan bobot 2.200 kilogram.

LUF 60 menggunakan mesin diesel berjenis John Deere bertenaga 104 kilo Watt dengan empat silinder berpendingin air.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyintas Covid-19 Jabodetabek Diajak Donor Plasma Konvalesen

Penyintas Covid-19 Jabodetabek Diajak Donor Plasma Konvalesen

Megapolitan
5.000 Kuota Vaksinasi Covid-19 Disiapkan untuk Warga Kota Bogor Usia 18 Tahun ke Atas

5.000 Kuota Vaksinasi Covid-19 Disiapkan untuk Warga Kota Bogor Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Sidak di Wilayah Gambir, Satpol PP Temukan Ratusan Orang Berkerumun dalam Kafe yang Digembok

Sidak di Wilayah Gambir, Satpol PP Temukan Ratusan Orang Berkerumun dalam Kafe yang Digembok

Megapolitan
Pemotor Tewas Terlindas Truk di Fly Over Ciputat Tangerang, Sopir Truk Kabur

Pemotor Tewas Terlindas Truk di Fly Over Ciputat Tangerang, Sopir Truk Kabur

Megapolitan
30 Kamar Isolasi Covid-19 di Graha TMII Terisi dalam 2 Hari, Tersisa 3

30 Kamar Isolasi Covid-19 di Graha TMII Terisi dalam 2 Hari, Tersisa 3

Megapolitan
Bertambah 300, Total Ada 7.356 Pasien Covid-19 Rawat Inap di Wisma Atlet

Bertambah 300, Total Ada 7.356 Pasien Covid-19 Rawat Inap di Wisma Atlet

Megapolitan
Agnez Mo Ajak Warga Jakarta untuk Vaksinasi Covid-19 di Klinik Miliknya secara Gratis

Agnez Mo Ajak Warga Jakarta untuk Vaksinasi Covid-19 di Klinik Miliknya secara Gratis

Megapolitan
Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Megapolitan
Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Megapolitan
20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Megapolitan
UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X