JAKARTA, KOMPAS.com - Pesinetron Jeff Smith ditangkap atas penyalahgunaan narkotika pada Kamis (15/4/2021).
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menyatakan, berdasarkan pengakuan Jeff, ia telah menggunakan ganja selepas lulus SMA.
"Dari hasil pengakuan tersangka, yang bersangkutan mulai menggunakan ganja atau sejenisnya pada saat setelah selesai SMA," kata Ady dalam konferensi pers, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Polisi Dapat Sedikit Ganja Saat Geledah Mobil Jeff Smith
Menurut Ady, Jeff mengaku menggunakan ganja untuk mengatasi kesulitan tidur. Jeff juga pernah melaksanakan rehabilitasi pada Desember 2020.
Adapun, hasil tes urine Jeff menunjukkan ia positif mengonsumsi ganja. Di samping itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.
"Diamankan beberapa barang bukti, yaitu satu plastik klip kecil berisi narkotika jenis ganja dengan berat 0,52 gram, kemudian satu plastik isi tembakau dengan berat 44 gram yg didapat dalam tas ransel," kata Ady.
Baca juga: Jeff Smith Pakai Ganja karena Tak Bisa Tidur, Ini Efek Sampingnya
"Kemudian dua botol berisikan cairan liquid (cairan) vape yang diduga cairan ganja sintetis, 6 pack kertas papir yang ada di dalam korek kotak hitam merek zippo, kemudian dua cangklong atau alat untuk menghisap tembakau," imbuhnya.
Polisi juga mengamankan satu unit mobil honda CRV milik Jeff yang jadi tempat ditemukannya ganja, serta empat buah buku terkait narkotika jenis ganja.
Dari barang bukti yang diamankan polisi, terbukti bahwa plastik klip kecil seberat 0,52 gram tersebut positif merupkan ganja.
"(Ditemukan 0,52 gram ganja), itu sisa pakai yang tersebar di mobil," kata Ady.
Sementara, tembakau dan cairan vape yang diamankan negatif mengandung narkotika.
Atas kasus ini, Jeff disangkakan pasal 111 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Untuk diketahui, Jeff ditangkap di salah satu basecamp management di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis sekitar pukul 03.00 WIB.
Selain Jeff, seorang rekannya berinisial D juga turut diamankan dan diperiksa dengan status saksi. Polisi memastikan bahwa D bukanlah seorang public figure.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.