Kompas.com - 20/04/2021, 09:13 WIB
Suasana Masjid Istiqlal selepas ibadah Shalat Jumat, Jumat (9/4/2021) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOSuasana Masjid Istiqlal selepas ibadah Shalat Jumat, Jumat (9/4/2021)
Penulis Ihsanuddin
|

Soekarno ingin agar Masjid Istiqlal dekat dengan ikon negara mulai dari Istana Negara dan Monas. Apalagi di sekitar lokasi tersebut juga ada Gereja Katedral yang sudah berdiri lebih dulu.

"Soekarno berpendapat lebih baik didirikan di dekat Gereja Katedral sebagai simbol keharmonisan dua umat beragama," kata Nur Khayin.

Pada akhirnya, ide Soekarno yang dipakai. Masjid Istiqlal dibangun persis bersebrangan dengan Gereja Katedral.

Seperti yang sudah diperhitungkan Hatta, pembangunan memang membutuhkan waktu lama dan menelan banyak biaya.

Bahkan hingga pergantian kepemimpinan dari era orde lama ke orde baru, pembangunan masjid itu belum juga rampung. Masjid Istiqlal akhirnya baru rampung dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.

Artinya pembangunan masjid membutuhkan 17 tahun jika dihitung dari waktu pemancangan tiang pertama oleh Soekarno.

Meski demikian, Nur Khayin menilai keinginan Bung Karno untuk membangun Masjid Istiqlal di dekat Gereja Katedral sebagai simbol toleransi dan kerukunan tidak sia-sia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, umat di Masjid Istiqlal selama ini selalu hidup rukun dan berdampingan dengan umat Gereja Katedral.

Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi kedua umat, tapi juga simbol toleransi dan kerukunan.

"Bahkan para tokohnya, pengurusnya dan juga umatnya saling bekerjasama pada saat dibutuhkan, kata Nur Khayin.

Nur Khayin mencontohkan, saat hari Natal atau Paskah, umat kristiani yang akan ibadah di Katedral bisa memarkirkan kendaraannya di Masjid Istiqlal. Begitu juga saat Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha, masyarakat muslim bisa menggunakan fasilitas di Gereja Katedral.

Bahkan, saat ini sedang dibangun terowongan silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Katedral. Kedua umat beragama nantinya bisa memanfaatkan terowongan itu sehingga tak perlu lagi menyebrang jalan.

"Ini ide dan gagasan Presiden Jokowi untuk mempermudah akses Istiqlal-Katedral," kata Nur.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Megapolitan
Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Megapolitan
Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Megapolitan
Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.