Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Kompas.com - 20/04/2021, 14:23 WIB
Video semburan api yang disebut terjadi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial sejak Senin (19/4/2021) malam.Belakangan diketahui, semburan api itu muncul dari perawatan rutin Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pertamina, Tegal Gede, Cikarang. IstimewaVideo semburan api yang disebut terjadi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial sejak Senin (19/4/2021) malam.Belakangan diketahui, semburan api itu muncul dari perawatan rutin Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pertamina, Tegal Gede, Cikarang.

BEKASI, KOMPAS.com - Video semburan api yang disebut terjadi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial sejak kemarin malam.

Dalam video itu, tampak api menyala seperti kebakaran, menyembur dari cerobong yang tinggi menjulang.

Belakangan diketahui, semburan api itu muncul dari Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pertamina, Tegal Gede, Cikarang.

Baca juga: Cegah Terulangnya Bentrokan Pemuda, Lurah Kebon Baru Siapkan Pesantren Kilat

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan memastikan, kobaran api dari SKG Pertamina Tegal Gede itu bukan kebakaran. Situasi di sekitar lokasi juga kondusif, namun sebagian warga panik karena menyangkanya kebakaran hebat.

"Jadi itu adalah pembangunan rutin setiap Senin, gas Pertamina," kata Hendra kepada wartawan, semalam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Situasi di sekitar lokasi aman, kondusif. Hanya saja karena video yang beredar, kami memastikan kembali ke lokasi," ujarnya.

Senada, Manager Communication Relations & CSR Pertamina Gas, Elok Riani Ariza, menyatakan bahwa pihaknya melakukan perawatan rutin si SKG Pertamina Tegal Gede kemarin.

Baca juga: Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Menurutnya, perawatan berlangsung sekitar satu jam lebih, yang dimulai sejak pukul 17.33 WIB. Aktivitas utama berupa pembersihan pipa yang mengalirkan gas dari Citarik ke Tegal Gede, sebelum dilanjutkan dengan pengecekan tekanan pada pipa dan aktivitas flaring.

"Saat aktivitas flaring, api nampak relatif besar, namun kondisi tersebut merupakan hal yang normal. Hal itu merupakan salah satu tahapan dalam perawatan pada fasilitas SKG Tegal Gede," kata Elok melalui keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

"Kegiatan maintenance telah selesai dilakukan dan aktivitas sudah berjalan normal kembali," lanjutnya.

"PT Pertamina Gas selalu berupaya untuk mengedepankan aspek safety dalam pelaksanaan kegiatan operasinya, termasuk dalam hal tersebut pemeliharaan fasilitas secara berkesinambungan," pungkas Elok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.