Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2021, 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 300 personel untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada 22-24 April 2021.

KTT ASEAN itu akan dihadiri oleh kepala negara atau setingkat kepala negara dari beberapa negara seperti Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Baca juga: Naik Pitam Disebut Menggiring Saksi, Rizieq Berdiri dan Tunjuk-tunjuk Jaksa di Persidangan

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya dan Korlantas Polri.

"Ada 300 personel. Terdiri dari 150 personel untuk pengawalan serta 150 personel untuk pengamanan rute," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).

Sambodo mengatakan, jajarannya juga melibatkan sejumlah mobil dan motor pengawalan untuk mengamankan kedatangan tamu negara tersebut.

"Melibatkan ada 32 mobil pengawalan dan 60 motor pengawalan," ucap Sambodo.

Baca juga: Enam Teroris Penyerang Mako Brimob Depok Divonis Mati

Pengawalan dalam rangka pengamanan KTT ASEAN itu telah dilakukan pada Kamis ini dengan sebelumnya menggelar apel pasukan di Mapolda Metro Jaya.

Pengawalan dan pengamanan akan dilakukan hingga KTT ASEAN di Jakarta selesai, tepatnya pada 24 April 2021.

"Maaf kepada masyarakat apabila perjalanan agak sedikit terganggu pada hari Jumat dan Sabtu saat kegiatan KTT ASEAN dilaksanakan," kata Sambodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Bunuh Adik Tingkatnya, Mahasiswa UI Buang Sweater Putih Penuh Darah

Usai Bunuh Adik Tingkatnya, Mahasiswa UI Buang Sweater Putih Penuh Darah

Megapolitan
Antusiasme Emak-emak Ikutan Istana Berkebaya, Bolak-balik Tanah Abang Berburu Kostum

Antusiasme Emak-emak Ikutan Istana Berkebaya, Bolak-balik Tanah Abang Berburu Kostum

Megapolitan
Warna-warni Istana Merdeka dalam Gelaran 'Istana Berkebaya'

Warna-warni Istana Merdeka dalam Gelaran "Istana Berkebaya"

Megapolitan
Sering Ada Penemuan Bayi di TPU Malaka II Jaktim

Sering Ada Penemuan Bayi di TPU Malaka II Jaktim

Megapolitan
Pembunuh Mahasiswa UI Mengaku Rugi Rp 80 Juta Gara-gara Investasi Kripto

Pembunuh Mahasiswa UI Mengaku Rugi Rp 80 Juta Gara-gara Investasi Kripto

Megapolitan
Tempat Penemuan Bayi di Selokan TPU Malaka II Disebut Daerah Perkampungan yang Ramai Orang Lalu Lalang

Tempat Penemuan Bayi di Selokan TPU Malaka II Disebut Daerah Perkampungan yang Ramai Orang Lalu Lalang

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI Disebut Kenal Korban dari Organisasi Kampus

Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI Disebut Kenal Korban dari Organisasi Kampus

Megapolitan
Ketua RT Sebut Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot Sudah Hilang Berulang Kali

Ketua RT Sebut Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot Sudah Hilang Berulang Kali

Megapolitan
Saat Ditemukan, Bayi di Selokan TPU Malaka II Jaktim Disebut dalam Kondisi Sehat

Saat Ditemukan, Bayi di Selokan TPU Malaka II Jaktim Disebut dalam Kondisi Sehat

Megapolitan
Pemulung Temukan Sesosok Bayi di Selokan TPU Malaka II Jakarta Timur

Pemulung Temukan Sesosok Bayi di Selokan TPU Malaka II Jakarta Timur

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI Disebut Sering Seliweran di Sekitar Kos Korban

Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UI Disebut Sering Seliweran di Sekitar Kos Korban

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Waktu Satu Bulan kepada Provider untuk Benahi Kabel yang Semrawut

Pemprov DKI Jakarta Beri Waktu Satu Bulan kepada Provider untuk Benahi Kabel yang Semrawut

Megapolitan
Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot yang Hilang Sudah Ditambal Lagi

Pelat Besi JPO Sahabat Daan Mogot yang Hilang Sudah Ditambal Lagi

Megapolitan
Pemprov DKI  Akan Beri Bantuan kepada Keluarga Ojol yang Tewas akibat Kabel Melintang di Palmerah

Pemprov DKI Akan Beri Bantuan kepada Keluarga Ojol yang Tewas akibat Kabel Melintang di Palmerah

Megapolitan
Perumahan Elite JIEP Bizhome di Cakung Terbengkalai, PT JIEP: Bukan Kewenangan Kami

Perumahan Elite JIEP Bizhome di Cakung Terbengkalai, PT JIEP: Bukan Kewenangan Kami

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com