Kompas.com - 22/04/2021, 19:25 WIB
Pelintasan kereta api yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat belum ditutup, Senin (2/10/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaPelintasan kereta api yang terletak di depan ITC Roxy, Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat belum ditutup, Senin (2/10/2017).
Penulis Ihsanuddin
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menata ulang kawasan kolong flyover ITC Roxy Mas di Cideng, Gambir, karena kondisinya yang sudah semakin semrawut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jakpus Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, kolong Roxy tersebut kerap menimbulkan kemacetan karena adanya perlintasan kereta api sebidang.

"Di kawasan kolong Roxy ini setiap pagi dan sore itu kan selalu macet ya, karena di situ ada perlintasan kereta api sebidang. Nah tadi kita putuskan untuk coba tata ulang seperti apa modelnya," kata Bakwan, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Evaluasi Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Tegaskan Akan Tutup Sekolah jika Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Bakwan mengatakan, perlintasan sebidang itu sebenarnya sudah pernah ditutup total. Namun, ada permintaan masyarakat yang membutuhkan akses melewati perlintasan sebidang itu.

Akhirnya akses pun kembali dibuka. Namun, belakangan makin banyak kendaraan yang melewati jalur KA sebidang itu sehingga kemacetan pun tidak terelakkan.

"Akhirnya numpuk di pintu sebidang dan menjadi kemacetan," kata Bakwan.

Bakwan mengaku sudah memantau langsung kondisi kemacetan itu bersama camat dan lurah setempat serta sejumlah kepala suku dinas terkait.

Selain karena jalur KA sebidang, kawasan bawah kolong fly over itu juga semrawut karena banyaknya ojek pangkalan, pedagang kaki lima serta kendaraan yang parkir liar.

Baca juga: Hasil Uji Coba Belajar Tatap Muka, Kadisdik DKI: Sempat Hanya Dihadiri 5 Siswa

"Padahal sudah ada area parkir yang disediakan oleh Duta Pertiwi di area belakang yang cukup luas, dan infonya pun juga tidak mahal sekitar Rp 3000-an," katanya.

Bakwan pun sudah meminta Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan untuk mendesain ulang penataan kawasan fly over Roxy ini.

"Makanya kita akan perbaiki dulu deh, tadi sudah kita bawa teman-teman untuk kita inventarisasi dan dituangkan dalam bentuk gambar oleh sudin Citata, nanti dua hari ini akan kita paparkan dulu seperti apa, dan masukannya seperti apa," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Angkasa Pura II Klaim Belum Ada Kenaikan Penumpang di Soekarno-Hatta Saat Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Wisatawan di Transera Waterpark Bekasi

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Arus Balik Lebaran, Wakil Ketua DPRD DKI: Jangan Sampai yang Mudik Rugikan Warga yang Menetap

Megapolitan
Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Rumah Warga Jakarta Selatan yang Mudik Akan Ditandai Stiker

Megapolitan
Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Kali Jelawai Kebayoran Baru dalam Kondisi Hidup

Megapolitan
Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Cerita Relawan Covid-19 yang Tetap Bekerja di Masa Libur Lebaran...

Megapolitan
Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Pemeriksaan di Kolong Tol Bitung, Pengendara Diminta KTP, SIKM hingga Hasil Swab Test Antigen

Megapolitan
Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Pemkot Depok Bersiap Hadapi Arus Balik, Pendatang Akan Didata untuk Tes Antigen Covid-19

Megapolitan
Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Wisata Air Putri Duyung di Depok Disambangi Satpol PP karena Pengunjung Membludak

Megapolitan
Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Penyekatan dan Screening Pemudik Diperpanjang, Ini 12 Titik Pemeriksaan Swab Test Antigen di Jabodetabek

Megapolitan
SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

SIKM Jakarta Hanya Berlaku Sampai 17 Mei, Warga Tetap Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19

Megapolitan
Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Ragunan Tutup, Pengunjung yang Terlanjur Datang Pilih Liburan di Mal

Megapolitan
Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Arus Balik Lebaran, Pemkot Jakarta Timur Sediakan Swab Test Antigen Gratis

Megapolitan
Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Perampok di Bekasi Perkosa Gadis yang Sedang Main Tiktok, Ancam Bunuh jika Teriak

Megapolitan
Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Maling Mobil di Bekasi Tabrak 8 Warga saat Kabur, Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X