Kompas.com - 24/04/2021, 16:25 WIB
Seorang pria bernama Furqan Hidayatullah (28) tewas pada Jumat (23/4/2021) malam, setelah digigit ular kobran. Korban digigit ular kobra yang ingin memasuki rumah rekannya di kawasan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Kamis (22/4/2021). dokumentasi pribadiSeorang pria bernama Furqan Hidayatullah (28) tewas pada Jumat (23/4/2021) malam, setelah digigit ular kobran. Korban digigit ular kobra yang ingin memasuki rumah rekannya di kawasan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Kamis (22/4/2021).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Furqan Hidayatullah (28) tewas pada Jumat (23/4/2021) malam, setelah digigit ular kobra.

Korban digigit ular kobra yang ingin memasuki rumah rekannya di kawasan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Kamis (22/4/2021).

Kaka korban, Yunus menjelaskan, peristiwa itu bermula saat adiknya dihubungi oleh rekannya pada Kamis sore.

Temannya melaporkan kalau ada ular jenis kobra yang ingin masuk ke rumahnya.

"Akhirnya adik saya datang dan ditangkap sama dia. Ular sempat dipegang sama dia, tapi tidak mau dimasukan dalam karung. Akhirnya digigit," kata Yunus saat ditemui di rumah duka yang tak jauh dari lokasi, Sabtu (24/4/2021).

Menurut Yunus, korban yang sadar lengan bagian kiri digigit ular langsung pergi ke Puskesmas Setu yang tak jauh dari lokasi.

Di sana, korban hanya meminta disiramkan alkohol di titik luka bekas gigitan. Setelahnya korban kembali memegang ular kobra tangkapannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada gigitan pertama masih terlihat tidak apa-apa. Masih ada aktifitas. Kemudian gigitan kedua langsung, adik saya langsung drop," kata Yunus.

Saat itu, kata Yunus, korban kembali dibawa ke Puskesmas Setu tempat di mana pertama didatangi. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hermina, Serpong, Tangsel.

"Langsung dibawa ke RS Hermina, tapi di sana tidak ada serum bisa anti ular. Kemudian dibawa ke RSUD Tangsel, sempat dirawat, tapi meninggal dunia, Jumat malam," kata Yunus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.