Kompas.com - 27/04/2021, 11:33 WIB
Marwan (kiri) bersama Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat penyerahan sepeda motor baru, Senin (26/4/2021). Dokumentasi Polres Tangerang SelatanMarwan (kiri) bersama Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat penyerahan sepeda motor baru, Senin (26/4/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pria yang naik motor sambil duduk bersila dan lepas tangan di Jalan Boulevard Bintaro, Tangerang Selatan, adalah mantan joki tong setan di tempat hiburan pasar malam.

Pengendara yang diketahui bernama Marwan (30) itu mengaku bisa melakukan atraksi tersebut karena pernah bekerja sebagai joki tong setan di Pasar Malam kawasan Demak, Jawa Tengah.

"Awalnya saya di hiburan pasar malam, di tong setan," ujar Marwan dalam konferensi pers di Mapolres Tangerang Selatan yang disiarkan secara daring, dikutip Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Polisi Tilang Pria yang Naik Motor Duduk Bersila dan Lepas Tangan di Bintaro

Hiburan tong setan atau juga disebut roda gila merupakan atraksi pengendara yang memacu kencang kendaraannya dan berputar-putar dalam wahana berbentuk bundar.

Marwan mangatakan, hampir sembilan tahun dia melakoni atraksi tersebut sampai akhirnya berhenti ketika berusia 17 tahun.

Kini, Marwan bekerja sebagai pencari rumput liar untuk dijual ke sejumlah peternakan hewan di wilayah Tangerang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya saya di hiburan pasar malam, iya di tong setan. Saya dari umur 8 tahun sampai 17 tahun. Awal belajarnya di Demak. (Triknya) saya pokoknya pandangan saya ke depan," kata Marwan.

Baca juga: Polisi Beri Sepeda Motor kepada Pria yang Berkendara Sambil Duduk Bersila di Bintaro

Adapun aksi lepas tangan dan duduk bersila yang dilakukannya di Jalan Boulevard Bintaro beberapa waktu lalu hanya untuk menghibur diri di sela-sela kesibukannya bekerja.

"Baru (sekali) itu doang. Saya iseng-iseng doang," kata Marwan.

Akibat aksi berbahayanya itu, Polres Tangerang Selatan menilang Marwan.

Sepeda motor yang digunakannya juga disita petugas karena tidak disertai dokumen kendaraan lengkap.

Namun, polisi kemudian memberi motor pengganti kepada pria itu. Alasannya, polisi prihatin dengan kondisi ekonomi Marwan.

Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando mengatakan, bantuan sepeda motor kepada Marwan untuk dipakai mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Pria yang Naik Motor Sambil Duduk Bersila di Bintaro Jadi Duta Keselamatan Lalu Lintas

Motor yang diberikan berupa motor bekas jenis Yamaha Vega ZR.

"Jangan sampai dengan kejadian tersebut mata pencaharian Pak Marwan hilang," kata Bayu.

Polres Tangerang Selatan juga menobatkan Marwan sebagai Duta Keselamatan Lalu Lintas setelah aksinya yang terekam video viral di media sosial.

Penobatan tersebut diharapkan bisa menjadi beban moral tersendiri bagi Marwan agar tidak mengulangi aksinya di jalan raya.

Sebab, atraksi naik motor dengan lepas tangan dan duduk bersila yang dilakukan Marwan dapat membahayakan dirinya dan pengendara lain.

"Harapannya ini menjadi beban beliau agar tidak mengulangi lagi kegiatan tersebut dan ke depan akan menjadi teladan," ungkap Bayu.

Baca juga: Mafia di Bandara Soekarno-Hatta, Bayar Rp 6,5 Juta untuk Masuk Indonesia Tanpa Karantina

Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi seorang pria naik motor dengan duduk bersila dan lepas tangan viral di media sosial.

Video itu beredar di Instagram beberapa waktu lalu. Aksi itu dilakukan di Jalan Boulevard Bintaro Jaya di depan Ruko Kebayoran Arcade 5, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dalam video yang beredar, Marwan sebelum duduk bersila juga sempat tidur di jok dengan motor tetap berjalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapangan Latih Jakarta International Stadium Bisa Disewa Senin hingga Kamis

Lapangan Latih Jakarta International Stadium Bisa Disewa Senin hingga Kamis

Megapolitan
Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Sejumlah Tokoh Betawi Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

Megapolitan
Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Pintu Air 10 di Kota Tangerang Siaga 1, Potensi Banjir di Cibodas dan Cipondoh

Megapolitan
Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Ahli Waris Hibahkan Lahan Museum Sumpah Pemuda ke Negara

Megapolitan
Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Laga Perdana Lapangan Latih JIS: Tim Anies Kalah 0-3 Lawan DPRD DKI

Megapolitan
Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Vaksinasi Anak 12-17 Tahun di Tangsel Masih Jauh dari Target

Megapolitan
Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Pemprov DKI Usul MRT Jakarta Disuntik Modal Rp 3,17 Triliun dari APBD 2022

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 28 Oktober: Tambah 6 Kasus Covid-19 di Tangsel, 92 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Longsor Terjang Kampung Mulyasari Bogor, Tebing Tanah Setinggi 15 Meter Ambruk

Megapolitan
Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Anies Resmikan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Megapolitan
Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Mobil Terperosok Lalu Terseret Arus Sungai Saat Hendak Dikeluarkan dari Garasi

Megapolitan
Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Hujan Angin, Atap JPO Yos Sudarso, Tanjung Priok Terlepas

Megapolitan
Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Tes PCR 3 x 24 Jam Akan Dapat Digunakan Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Absen Sejak 3 Setember, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Mengaku Diintimidasi dan Tak Diizinkan Masuk Kantor

Megapolitan
Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Kronologi Polisi Gugur Terlindas Truk Saat Bertugas Mengawal Tim Supervisi Polda Metro Jaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.