Jakarta International Stadium Siap Lakukan Pemasangan Atap Seberat 4.000 Ton

Kompas.com - 27/04/2021, 11:35 WIB
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/3/2021). Stadion yang diproyeksikan mampu menampung 82.000 penonton ini memasuki pengerjaan minggu ke-81 yang mencapai 51,18 persen (data terakhir PT Jakarta Propertindo per 23 Maret 2021). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas pekerja menyelesaikan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/3/2021). Stadion yang diproyeksikan mampu menampung 82.000 penonton ini memasuki pengerjaan minggu ke-81 yang mencapai 51,18 persen (data terakhir PT Jakarta Propertindo per 23 Maret 2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer Proyek Jakarta International Stadium (JIS) Arry Wibowo mengatakan, pihaknya akan melakukan heavy lifting atau pengangkatan atap stadion seberat 4.000 ton.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk pengerjaan heavy lifting," kata Ari di lokasi proyek JIS, Senin (26/4/2021).

"Ini merupakan pertama kali di Indonesia ada pengangkatan secara serentak struktur rangka atap dengan beban kurang lebih 4.000 ton," sambungnya.

Saat ini, kontraktor masih melakukan proses persiapan dari segi keselamatan dan kesiapan atap dari sambungan dan sebagainya.

Baca juga: 590 Keluarga Terdampak Proyek Jakarta International Stadium Sudah Terima Kompensasi

"Saat ini kami sedang dalam masa pra-lifting. Di mana semua sistem itu harus kami pastikan sudah terpasang dengan sempurna," ucap Arry.

"Dan saat ini kami sedang tahap final, final inspection. Mudah-mudahan nantinya akan berjalan dengan lancar. Karena kami sangat memperhatikan faktor keamanan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arry menyebutkan, atap itu akan dipasang secara keseluruhan di delapan titik stadion.

Atap akan secara serentak, sekali angkat sampai bertumpu di penopang atau kolom utama.

"Karena nantinya atap akan diangkat secara serentak ke delapan titik kolom, yaitu kolom utama dengan metode slipform, kemudian nanti akan ditumpukkan ke pier head dari kolom utama tersebut," ujar Arry.

Pengangkatan atap itu diprediksi membutuhkan waktu 12 hingga 15 jam. Rencananya, pengangkatan atap akan dilakukan akhir April ini.

Baca juga: Pembangunan Jakarta International Stadium Hampir 50 Persen, Saat Ini Terkendala Cuaca Ekstrem



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X