Kompas.com - 28/04/2021, 17:44 WIB
Jembatan yang kerap kali dijadikan akses pemuda tawuran di Kecamatan Johar Baru sudah ditutup oleh pemerintah pusat, Rabu (21/4/2021). Dok Suku Dinas Bina Marga JakpusJembatan yang kerap kali dijadikan akses pemuda tawuran di Kecamatan Johar Baru sudah ditutup oleh pemerintah pusat, Rabu (21/4/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan yang kerap dijadikan akses tawuran di Johar Baru, Jakarta Pusat, akan diubah menjadi taman hijau.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan desain taman tersebut.

"Koordinasi dilakukan di bawah Bapak Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, diarahkan oleh Beliau kami Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota membuat desain," kata Mila saat dihubungi, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Jembatan di Johar Baru yang Sering Jadi Akses Tawuran Sudah Tertutup Beton

Jembatan tersebut berdiri di atas kali Sentiong dan menghubungkan wilayah pemukiman di Kelurahan Kampung Rawa dan pemukiman di Kelurahan Tanah Tinggi.

Warga sebelumnya meminta jembatan itu dibongkar agar tak lagi digunakan oleh para pemuda sebagai akses tawuran.

Namun, usul pembongkaran itu tak bisa langsung dilakukan karena ada prosedur penghapusan aset yang harus dilalui.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemkot Jakpus akhirnya hanya menutup kedua sisi jembatan dengan beton agar jembatan itu tak bisa dilintasi.

Baca juga: JPO yang Jadi Akses Tawuran di Johar Baru Belum Bisa Dibongkar, Ada Prosedur Panjang

Namun, Mila menegaskan, Pemkot Jakpus ingin agar jembatan yang telah ditutup itu juga masih bisa berfungsi untuk memperindah lingkungan.

Oleh karena itu, berbagai tanaman nantinya akan ditaruh di tengah jembatan tersebut.

Tanaman yang akan diletakkan akan didominasi jenis tanaman hias seperti semak/perdu berbunga.

"Jadi konsepnya tidak hanya fungsinya sebagai pengamanan, namun sekaligus juga pengindahan lingkungan wilayah dimaksud," kata Mila.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.