Tak Tahu Jalan Dekat Flyover Lenteng Agung Ditutup, Sejumlah Pengemudi Mobil Lawan Arah

Kompas.com - 30/04/2021, 07:02 WIB
Sejumlah mobil melawan arah di Jalan Raya Tanjung Barat-Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (30/4/2021) dini hari. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSejumlah mobil melawan arah di Jalan Raya Tanjung Barat-Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (30/4/2021) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah mobil melawan arah di Jalan Raya Tanjung Barat-Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/4/2021) dini hari.

Para pengendara mobil melawan arah lantaran tak mengetahui adanya penutupan sementara jalan di dekat Flyover Lenteng Agung.

Pantauan Kompas.com, pengendara mobil terlihat melawan arah dari sisi jalur cepat di Jalan Lenteng Agung Raya.

Baca juga: 6 Fakta di Balik Rekayasa Isu Babi Ngepet di Depok, Pelaku Tokoh Masyarakat yang Ingin Terkenal

Sementara itu, pemotor masih bisa melewati jalan baik di jalur lambat maupun cepat.

Sejak di bawah Flyover Tanjung Barat sudah ada plang besi untuk pengalihan jalan.

Ada juga seorang petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang bertugas mengarah pengendara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mobil silakan ke kiri. Motor bisa lewat Gang 100,” ujar petugas tersebut.

Pengendara mobil di sisi bawah Flyover Tanjung Barat sudah berbelok ke kiri.

Baca juga: Fakta 115 Travel Gelap Ditindak, Tawarkan Jasa Mudik via Medsos hingga Pasang Tarif Tinggi

Namun, dari arah Jalan Rancho Indah masih banyak mobil yang melintas ke arah Lenteng Agung meski di ujung jalan ditutup.

Ada sejumlah warga dekat SPBU Tanjung Barat yang berusaha memberi tahu bahwa jalan tak bisa dilewati.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Megapolitan
Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Megapolitan
Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Megapolitan
Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Megapolitan
Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa oleh Satpam GBK Diselidiki Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X