Wagub DKI Dipastikan Tak Jadi Saksi di Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Kompas.com - 30/04/2021, 13:56 WIB
Sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (29/4/2021). KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADSidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (29/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dipastikan tidak akan bersaksi di sidang kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, dengan terdakwa Rizieq Shihab.

Sebab, pemeriksaan saksi fakta telah rampung pada Kamis (29/4/2021) kemarin.

"Saksi fakta sudah cukup?" tanya majelis hakim kepada jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Sudah cukup, Yang Mulia," jawab jaksa.

Salah satu anggota kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar, juga memastikan bahwa Ahmad Riza tidak hadir sebagai saksi sidang kasus kerumunan di Petamburan.

"Tidak, (Ahmad Riza) tidak bisa hadir," kata Aziz, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Di Persidangan, Rizieq Shihab Singgung Masuknya Ratusan WN India ke Indonesia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Aziz menyebut nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ada di berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai saksi sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq.

Awalnya, awak media bertanya kepada Aziz apakah Gubernur DKI Anies Baswedan akan hadir sebagai saksi.

"Enggak, enggak ada di kesaksian, yang ada Wakil Gubernur DKI," tutur Aziz.

Aziz juga sempat menyebut Ahmad Riza penting untuk dihadirkan sebagai saksi.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Penimbun Alkes di Jakbar Juga Naikkan Harga Obat Terapi Covid-19 Hampir 19 Kali Lipat

Megapolitan
Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Demonstran di Balai Kota Tangsel Tuntut agar Satpol PP yang Arogan terhadap Pedagang Ditindak

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

Megapolitan
Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Megapolitan
Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Megapolitan
Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Megapolitan
Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Megapolitan
Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Megapolitan
Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Megapolitan
Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X