Polisi Musnahkan 7,3 Kilogram Sabu Hasil Sitaan Empat Kasus Narkoba

Kompas.com - 30/04/2021, 19:02 WIB
Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat memushahkan 7,3 kilogram narkoba jenis sabu di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Jumat (30/4/2021). Sabu yang dimusnahkan itu merupakan hasil sitaan kepolisian dari empat kasus narkoba yang sempat mereka tangani. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALJajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat memushahkan 7,3 kilogram narkoba jenis sabu di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Jumat (30/4/2021). Sabu yang dimusnahkan itu merupakan hasil sitaan kepolisian dari empat kasus narkoba yang sempat mereka tangani.

TANGERANG, KOMPAS.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta memusnahkan 7,3 kilogram narkoba jenis sabu di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Jumat (30/4/2021) sore.

Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Yessi Kurniati memimpin pemusahan, didampingi Kasat Reskoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Rhendy.

Rhendy menyatakan, 7,3 kilogram sabu itu disita dari empat kasus narkoba yang sebelumnya ditangani oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Polisi Tangkap Kurir 500 Gram Sabu di Bandara Soekarno-Hatta

"(Total) 7,3 kilogram itu terdiri dari empat kasus yang sebelumnya pernah kami rilis," papar Rhendy ketika ditemui usai pemusnahan, Jumat.

Kata Rhendy, satu kasus di antaranya adalah jaringan pengedar narkoba Medan-Lombok. Sedangkan, ada pula narkoba sitaan dari jaringan pengedar Aceh-DKI Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, dua kasus lain yang turut dimusnahkan barang bukti narkobanya adalah jaringan lokal.

"Seluruh yang dimusnahkan jenis sabu. Total tersangka ada empat, tapi satu orang meninggal dunia," tutur Rhendy.

Baca juga: Selipkan Sabu 500 Gram di Sandal, Kurir Narkoba Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Dia menyebut, seluruh narkoba itu dismunahkan dengan cara dilarutkan ke dalam hidroklorida dan diblender.

Bandara Soekarno-Hatta juga sempat meminta bantuan Pusat Laborotorium dan Forensik (Puslabfor) Polri untuk menguji kandungan narkoba di dalam sabu yang dimusnahkan.

"Sebelum kami musnahkan, kami sempat uji kandungan narkoba itu sama Puslabfor," ujar dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Wali Kota Bekasi Klaim Keterisian RS Menurun, Kini di Angka 65,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 281 Kasus Baru Covid-19, 515 Pasien Sembuh

Megapolitan
Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Megapolitan
Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Baru Beroperasi, Krematorium di TPU Tegal Alur Layani Banyak Jenazah hingga Antre Berhari-hari

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Aturan Makan 20 Menit Dianggap Lucu, Komunitas Warteg: Kalau Tersedak Bagaimana?

Megapolitan
Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Megapolitan
Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Survei Soal Bansos Tunai di Jakarta, Sebagian Besar Bilang Rp 600.000 Hanya Cukup untuk Seminggu

Megapolitan
Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Hippindo Berharap Pemerintah Bantu Pedagang Ritel Dapat Pinjaman Lunak

Megapolitan
Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Sudinhub Jakarta Timur Tindak 14 Bus AKAP karena Langgar PPKM

Megapolitan
UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

UPDATE 26 Juli: Ada 2.662 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 14.666 Pasien Sembuh

Megapolitan
Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Kecelakaan di Kemayoran, Polisi Tetapkan Pengendara Harley sebagai Tersangka

Megapolitan
Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Cat Tabung Karbon Dioksida lalu Dijual sebagai Tabung Oksigen, Penimbun Alkes Ditangkap di Jakbar

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi: Banyak Laporan ke Saya Terkait Pemotongan Bansos Tunai...

Wakil Wali Kota Bekasi: Banyak Laporan ke Saya Terkait Pemotongan Bansos Tunai...

Megapolitan
Wagub DKI: 40 Persen Peserta Vaksinasi Covid-19 di Jakarta dari Luar Ibu Kota

Wagub DKI: 40 Persen Peserta Vaksinasi Covid-19 di Jakarta dari Luar Ibu Kota

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X