Kasus Bebasnya WNA Saat Karantina di Oakwood PIK yang Hanya Berujung Teguran Pemprov DKI

Kompas.com - 01/05/2021, 07:50 WIB
Sejumlah penghuni apartemen Gold Coast atau Oakwood di Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, menggelar unjuk rasa menolak tempat tinggalnya dijadikan lokasi isolasi mandiri WNA terkait Covid-19, Rabu (28/4/2021). ISTIMEWASejumlah penghuni apartemen Gold Coast atau Oakwood di Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, menggelar unjuk rasa menolak tempat tinggalnya dijadikan lokasi isolasi mandiri WNA terkait Covid-19, Rabu (28/4/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Apartemen Oakwood di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dinyatakan terbukti tak memenuhi standar operasional prosedur karena ada sejumlah warga negara asing yang bebas berkeliaran dan menggunakan fasilitas apartemen saat tengah menjalani karantina.

Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya memberikan teguran tertulis kepada pengelola apartemen.

Terungkap dari unggahan di medsos

Informasi soal WNA yang bebas berkeliaran di apartemen Oakwood PIK ini pertama kali terungkap lewat postingan para WNA tersebut di media sosial.

Dalam postingan itu, sejumlah WNA mengaku dibebaskan oleh pihak apartemen untuk keluar dari kamar.

Baca juga: Twit Viral WNA Keluyuran Saat Karantina, Ini Tanggapan Ketua Satgas Covid-19

Akun Instagram lena_butuzov_a misalnya, mengunggah gambar saat ia berada di area kolam renang apartemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga menulis bahwa dirinya dibebaskan untuk meninggalkan hotel dan jalan-jalan di ibu kota.

Sementara itu, akun @elena_iluina mempromosikan Apartemen Oakwood kepada rekan-rekannya.

"Jika harus menjalani karantina di Jakarta, pilih hotel ini. Tidak seperti hotel lain, hotel ini membolehkan berenang dan jalan-jalan di kota," tulis akun itu sambil mengunggah foto dirinya sedang berada di kolam renang.

Akun damiannyt juga mengunggah foto di kolam renang apartemen dengan keterangan: "...seperti ini lah karantina karantina kami."

Unggahan itu saat ini sudah tak bisa lagi diakses, tetapi tangkapan layar unggahan itu sudah terlanjur viral di media sosial.

Baca juga: Kasus Mafia Karantina di Bandara Soekarno Hatta, Plt Kadisparekraf DKI Diperiksa Polisi

Protes penghuni apartemen

Para penghuni apartemen Oakwood PIK pun menggelar unjuk rasa untuk menolak tempat tinggalnya dijadikan lokasi karantina WNA.

Laporan Tribun Jakarta, para penghuni apartemen itu menggelar unjuk rasa di lobi 1 pada Rabu (28/4/2021), sambil membentangkan spanduk penolakan.

"Kami Pemilik Apartemen Gold Coast Menolak Kegiatan Karantina (Repatriasi) Yang Dilakukan Oakwood PIK di Tengah Kawasan Hunian Keluarga Mohon Perhatian Serius Pemerintah," demikian isi spanduk itu.

Para penghuni meminta pihak pengelola apartemen itu untuk menaati peraturan gubernur tentang pembinaan pengelolaan rumah susun milik (rusunami).

Baca juga: Pemprov DKI Dinilai Tak Tegas Hanya Beri Teguran ke Apartemen Oakwood PIK

Selain itu, para penghuni mempertanyakan prosedur protokol kesehatan bagi WNA yang dikarantina.

Mereka menyebut para WNA yang melakukan karantina mandiri masih sering terlihat berkeliaran di luar unit.

Aduan penghuni

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.