Kompas.com - 03/05/2021, 19:40 WIB
|

Dengan begitu, Jafar masih bisa menyempatkan berdagang dan mendapat keuntungan dari banyaknya pembeli jelang lebaran.

Namun, rencana tersebut langsung diubahnya saat mengetahui bahwa pemerintah memutuskan menerapkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Stasiun Senen Ramai Jelang Larangan Mudik, Antrean Tes Genose Membludak

Dia memilih cuti berdagang dan berangkat ke kampung halaman lebih awal, sebelum 6-17 Mei 2021 yang menjadi "tanggal terlarang" bagi para pemudik.

Jafar merogoh kocek lebih banyak untuk membeli tiket, demi bisa merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

"Mahal sekarang Rp 500.000, biasanya Rp 300.000. Mungkin besok lebih mahal lagi," ucapnya.

Jafar khawatir tak bisa mudik ke Pati atau diminta putar arah di tengah perjalanan. Walaupun, dia memiliki pengalaman lolos dari larangan mudik di tengah pandemi Covid-19 pada 2020 lalu.

"Katanya kan 6 Mei di-stop semua. Daripada enggak boleh (mudik). Ya walaupun tahun lalu juga, larang-larangan, bisa mudik, alhamdulillah," tutur Jafar.

Tak lama kemudian, bus yang hendak ditumpanginya tiba. Jafar bergegas merapikan barang bawaannga agar dimasukkan ke dalam bagasi kendaraan.

Sebelum mengakhiri percakapan, Jafar bercerita akan menghabiskan waktu lebih lama di kampung halaman dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Alasannya, dia ingin terlebih dahulu mengurusi kebun jagung dan cabai miliknya sebelum kembali ke perantauannya di Ciputat, Tangerang Selatan.

"Enggak tahu nanti balik lagi kapan. Mau tanam jagung sama cabai dulu. Namanya orang kampung, orang tani," pungkasnya.

Jafar pun pamit. Sambil melempar senyum, dia berjalan menuju bus yang akan membawa bertemu keluarga di kampung halaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.