Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Karyawan Taman Impian Jaya Ancol Telah Divaksin Covid-19

Kompas.com - 03/05/2021, 22:31 WIB
Sandro Gatra

Editor

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan karyawan dan mitra operasional di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol Jakarta telah divaksin COVID-19 dosis pertama pada 16-30 April 2021.

"Totalnya sekitar dua ribuan. Diikuti oleh karyawan tetap, mitra tenaga alih daya, mitra restoran dan seluruh yang terlibat dalam operasional dan pelayanan di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol," ujar Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari di Jakarta, Senin (3/5/2021), seperti dikutip Antara.

Rika menambahkan, vaksinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi dosis kedua pada Mei 2021.

Baca juga: Prokes di Dufan, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Duduk Sendiri di Wahana

Selain berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Rika mengatakan, kegiatan yang berlangsung di Sentra Vaksinasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gelora Bung Karno dan Rumah Sakit Lapangan Artha Graha Peduli, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, itu merupakan asistensi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Sahir Syahali mengatakan, keikutsertaan seluruh karyawan Ancol beserta mitra adalah salah satu bentuk optimalisasi pelayanan kepada pengunjung dan mendukung bangkitnya industri pariwisata dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di industri pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ingin kawasan Taman Impian Jaya Ancol menjadi destinasi wisata Ibu Kota yang menjamin kesehatan petugas dan karyawan di masa pandemi ini.

Baca juga: Ancol Bisa Layani Pembelian Tiket di Lokasi, Ini Syaratnya

Selain mengikuti vaksinasi tentunya penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja dan operasional PT Pembangunan Jaya Ancol dan anak usaha serta mitra operasionalnya tetap dilakukan secara disiplin.

Penerapan 5M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak antarindividu, memperhatikan kebersihan tangan dengan "hand sanitizer" dan sering mencuci tangan serta menjaga untuk tidak adanya kerumunan dan membatasi mobilitas tetap dijaga dengan baik.

Selain itu, seluruh petugas juga dilengkapi dengan pelindung wajah (face shield), manset dan sarung tangan.

Beberapa wahana juga akan disediakan tes COVID-19 menggunakan GeNose secara gratis kepada pengunjung.

Semua itu untuk memastikan kontrol penularan COVID-19 dan menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung dan seluruh pihak di Taman Impian Jaya Ancol.

"Taman Impian Jaya Ancol siap melayani pengunjungnya dengan 'Senang Selamat Bareng-Bareng'," kata Sahir.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

3 Korban Kebakaran Toko “Saudara Frame” Masih Dirawat, Ada yang Luka Bakar 70 Persen

3 Korban Kebakaran Toko “Saudara Frame” Masih Dirawat, Ada yang Luka Bakar 70 Persen

Megapolitan
Nelayan yang Tenggelam di Sungai Citarum Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Kepulauan Seribu

Nelayan yang Tenggelam di Sungai Citarum Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Kaget Saat Tahu Kekasihnya yang Tengah Hamil Tewas di Ruko Kelapa Gading, Terduga Pelaku: Saya Diusir...

Kaget Saat Tahu Kekasihnya yang Tengah Hamil Tewas di Ruko Kelapa Gading, Terduga Pelaku: Saya Diusir...

Megapolitan
Jasad Perempuan Ditemukan Tersangkut di Kali Mookervart Cengkareng

Jasad Perempuan Ditemukan Tersangkut di Kali Mookervart Cengkareng

Megapolitan
Puslabfor Butuh Waktu Tiga Pekan untuk Ketahui Penyebab Kebakaran Toko “Saudara Frame”

Puslabfor Butuh Waktu Tiga Pekan untuk Ketahui Penyebab Kebakaran Toko “Saudara Frame”

Megapolitan
Bukan Larang Massa Aksi Shalat, Ini Alasan Pagar Gedung Sapta Pesona Dikunci

Bukan Larang Massa Aksi Shalat, Ini Alasan Pagar Gedung Sapta Pesona Dikunci

Megapolitan
Olah TKP “Saudara Frame” Mampang, Puslabfor Bawa Mesin Gerinda hingga Sampel Cairan dari 'Basement'

Olah TKP “Saudara Frame” Mampang, Puslabfor Bawa Mesin Gerinda hingga Sampel Cairan dari "Basement"

Megapolitan
Massa Demo di Patung Kuda, Tuntut agar Presiden Jokowi Diadili

Massa Demo di Patung Kuda, Tuntut agar Presiden Jokowi Diadili

Megapolitan
Perempuan yang Tewas di Pulau Pari Ditemukan Terbungkus Kardus AC

Perempuan yang Tewas di Pulau Pari Ditemukan Terbungkus Kardus AC

Megapolitan
Ingin Shalat Dzuhur, Pedemo Panjat dan Jebol Gerbang Gedung Sapta Pesona

Ingin Shalat Dzuhur, Pedemo Panjat dan Jebol Gerbang Gedung Sapta Pesona

Megapolitan
Fakta Wanita yang Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading, Korban Baru Bekerja 2 Hari dan Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Wanita yang Ditemukan Tewas di Ruko Kelapa Gading, Korban Baru Bekerja 2 Hari dan Sempat Mengeluh Sakit

Megapolitan
Sekda Supian Suri Disebut Ambil Formulir ke PAN untuk Jadi Calon Wali Kota Depok

Sekda Supian Suri Disebut Ambil Formulir ke PAN untuk Jadi Calon Wali Kota Depok

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Pulau Pari, Polisi: Dibunuh 'Pelanggannya'

Perempuan Ditemukan Tewas di Pulau Pari, Polisi: Dibunuh "Pelanggannya"

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading

Megapolitan
'Sweeping' Pelajar dan Anarko Ikut Demo di MK, Polisi Jaga Pintu Tol Bekasi Barat

"Sweeping" Pelajar dan Anarko Ikut Demo di MK, Polisi Jaga Pintu Tol Bekasi Barat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com