Kompas.com - 04/05/2021, 17:53 WIB
Kebakaran terjadi di kantor Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana di Jalan Tanah Kusir Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (4/5/2021) siang sempat diawali dengan sebuah ledakan. Dok. Sudin Gulkarmat JakselKebakaran terjadi di kantor Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana di Jalan Tanah Kusir Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (4/5/2021) siang sempat diawali dengan sebuah ledakan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran yang terjadi di kantor Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana di Jalan Tanah Kusir Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (4/5/2021) siang, sempat diawali dengan ledakan.

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Moch Arief, mengatakan, ledakan sempat terdengar oleh sejumlah pegawai di kantor Persit.

“Sekitar pukul 10.45 WIB, PNS Anita dengar bunyi ledakan di ruang plafon atas kamar mandi yang menimbulkan ledakan di belakang,” ujar Arief saat dikonfirmasi.

Baca juga: Polisi Kembali Tindak 22 Travel Gelap yang Bawa Pemudik

Arief menambahkan, ledakan tersebut menimbulkan asap dan percikan api yang kemudian semakin membesar.

Ledakan diduga berasal dari korsleting listrik.

"Orang-orang yang berada di dalam ruangan menyelamatkan diri dan melapor kepada anggota Kodim," ujar Arief.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arief menjelaskan, anggota Kodim 0504 Jakarta Selatan sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Api tak berhasil dipadamkan dan semakin membesar.

Baca juga: Polisi Akan Periksa Para Pengisi Konser Musik di Cilandak

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

"Personel tiba di lokasi pukul 11.36 dan langsung melakukan pemadaman," kata Arief.

Proses pemadaman api dilakukan sekitar 15 menit. Arief memastikan tak ada korban jiwa akibat kebakaran ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Megapolitan
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Megapolitan
Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Megapolitan
Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Megapolitan
Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Megapolitan
Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Megapolitan
Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Megapolitan
Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Megapolitan
Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.